SuaraBali.id - Untuk mencegah masuknya Covid-19 varian baru Omicron, maka jalur keluar dan masuk Bali diperketat terutama selama pelaksanaan KTT G20 mendatang. Hal ini dikatakan oleh kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo.
Menurutnya presiden sudah menekankan. Sehingga Polri bertugas mengawasi dan memperketat seluruh pintu masuk Bali. Baik di Bandara, Pelabuhan dan darat. Dikatakan pula bahwa pengetatan tersebut dilakukan serangkaian dengan pelaksanaan KTT G20 pada 2022 mendatang.
"Jangan sampai masuk ke Indonesia varian Omicron tersebut. Dari hasil riset yang disampaikan presiden tadi bahwa varian itu bisa dikatakan menyerang 80 persen orang-orang yang belum tervaksin. Kemudian 60 persen yang rentan terserang varian itu dengan usianya di bawah lima tahun, dan yang ketiga rentan meninggal dunia akibat virus tersebut yang usianya di atas 50 tahun," katanya dalam konferensi pers di Apel Kasatwil Polri tahun 2021, yang berlangsung di The Apurva Kempinski Hotel, Nusa Dua Bali, Jumat (3/12/2021).
Ditegaskannya pula bahwa ini adalah situasi yang perlu untuk diwaspadai dan protokol kesehatan merupakan hal mutlak yang dilakukan. Selain itu, percepatan vaksinasi seluruh provinsi diharapkan mencapai target 70 persen, khususnya vaksinasi sasaran lansia karena dianggap paling rentan dibandingkan rentan usia lainnya.
Pengetatan juga berlaku tidak hanya bagi WNI tetapi juga WNA yang akan memasuki wilayah Indonesia juga masuk dalam pengawasan satgas pusat. Untuk itu, dia menegaskan pintu-pintu masuk udara, darat dan laut tetap menjadi titik fokus pengamanan.
Sebelumnya, dalam arahan Presiden Joko Widodo dalam kegiatan Apel Kasatwil Polri tahun 2021 mengatakan agar seluruh masyarakat berhati-hati menghadapi varian terbaru Omicron.
Dalam arahannya, presiden juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi karena varian omicron ini memiliki kekuatan lima kali lebih cepat dibandingkan varian biasa. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli