SuaraBali.id - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin memastikan varian bari virus Covid-19 Omicron belum masuk Indonesia. Meski demikian, ia tetap mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Omicron belum sampai di Indonesia, yang penting pakai masker," katanya singkat di Nusa Dua, Bali, Jumat (3/12/2021).
Varian baru Omicron ini disebut telah ditemukan di sejumlah negara yang berdekatan dengan Indonesia yakni Singapura. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura, Kamis 2 Desember 2021 melaporkan penemuan dua kasus Covid-19 varian Omicron di sana.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya berharap varian baru ini tak sampai masuk ke Indonesia, termasuk Bali. Sejauh ini, memang belum ditemukan varian baru tersebut.
Ia mengatakan Bali akan mengirim sample kasus baru jika CT Value saat tes PCR di bawah 20. Hal ini seperti saat menemukan varian Delta di Bali pada Mei 2021 lalu.
Hal tersebut untuk mendeteksi apakah ada varian baru dari Covid-19.
"Dalam kasus tertentu yang mana CT value di bawah 20 dikirim ke Litbangkes untuk genome whole squencing," kata dia.
Indonesia, kata dia, sudah bisa mendeteksi varian baru ini. Namun untuk saat ini dari Bali memang belum ada ditemukan sampel yang CT Value-nya di bawah 20 untuk dikirim ke Jakarta.
"Kebetulan memang virusnya ga ada, apa yang dideteksi. Rata-rata di Bali sekarang bergejala ringan dan tak bergejala," kata dia.
Baca Juga: Di Bali Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Virus Covid-19 Varian Omicron
Kontributor : Imam Rosidin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG