SuaraBali.id - Selama penerapan PPKM Level 3 secara nasional mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 beberapa lokasi wisata akan ditutup. Untuk memastikan keamanannya, Dinas Pariwisata Kota Mataram, NTB memastikan tempat-tempat tersebut akan dijaga ketat.
Adapun beberapa lokasi wisata yang akan tutup selama PPKM Level 3 di Mataram adalah Pantai dan Taman Loang Baloq, Pantai Mapak Indah, Pantai Gading, dan Pantai Ampenan.
Tempat wisata tersebut juga akan diawasi oleh Satgas COVID-19 Kota Mataram bersama camat, lurah, serta jajaran TNI/Polri untuk memastikan tidak ada warga yang datang ke sana.
"Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi mobilisasi serta mencegah penyebaran infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Rabu (1/12/2021).
Namun demikian, apabila ke depan pemerintah memberikan kebijakan pelonggaran, akan dilakukan pembatasan jumlah pengunjung dengan menerapkan 50 persen dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Prinsipnya, kami di daerah siap mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat, termasuk untuk berbagai kegiatan menyambut Natal dan tahun baru, ditiadakan," katanya.
Karena itu, kata Denny, Pemerintah Kota Mataram tidak mengagendakan acara apapun untuk menyambut malam pergantian tahun, sebab tidak diperbolehkan.
Pengawasan terkait kegiatan malam pergantian tahun juga akan dilakukan secara ketat oleh Satgas COVID-19 yang memiliki perpanjangan tangan di tingkat kelurahan dan lingkungan.
"Artinya, kalau warga ingin merayakan di rumah sendiri-sendiri boleh, tapi jangan berlebihan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten