SuaraBali.id - Sebelum penyelenggaraan balapan MotoGP, ada biaya yang harus dibayarkan tuan rumah sebagai biaya penyelenggaraan kepada Dorna Sport. Dorna sendiri merupakan perusahaan induk MotoGP, yang memberikan hak kepada promotor untuk menggelar MotoGP dan WSBK.
Biaya penyelenggaraan itu berada pada kisaran angka 6 sampai 12 juta Dollar untuk sekali penyelenggaraan. Untuk MotoGp Mandalika yang akan digelar pada 18 sampai dengan 20 Maret 2022 nanti, berapakah besaran yang harus dibayar dalam hal ini oleh Indonesia Tourism Development and Corporation (ITDC) kepada Dorna Sport?
Direktur ITDC, Abdulbar Mansoer menyebutkan biaya penyelenggaraan atau komitmen fee yang dibayarkan ITDC kepada Dorna Sport untuk event motoGp sekitar €9 juta untuk satu kali event balap. Angka ini kemudian dipertegas oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah yang menyebutkan harga sekitar Rp 143 Miliar.
“Presiden bilang jangan lihat hitung-hitungan atau kalkulasi dari segi finansial, tapi dampak untuk branding negara itu penting. Dengan Mandalika, global reach bisa lebih dari 200 juta euro,” kata Gubernur NTB, Selasa (30/11/2021).
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi NTB sudah melakukan rapat terbatas bersama presiden dan beberapa menteri terkait. Semua persiapan untuk MotoGP sedang dalam tahap penyelesaian. Termasuk melengkapi kekurangan-kekurangan di sekitar Mandalika.
“Saya akan bertemu dengan ITDC nanti, itu akan kita bahas teknisnya, apakah ITDC yang jadi panitianya atau bagaimana. Apakah ada fee yang harus dibayar lagi atau bagaimana, itu yang akan kita bahas,” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.
Komitmen fee, kata Bang Zul sebagai bentuk keseriusan awal terhadap penyelenggaraan sebuah event dan hal ini lazim terjadi. Misalnya saja pada saat World Superbike 19-21 November lalu, pemerintah membayar fee kepada Dorna Sport sebesar Rp 49 miliar.
“Semalam saya interaksi dengan masyarakat Pujut. Jangan disangka kalau ITDC untung dengan jual-jual tiket itu. Memang mahal dibayar, tapi kalau dihitung-hitung, country brandingnya jauh lebih besar daripada investasi,” tukas pria kelahiran Sumbawa ini.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Berita Terkait
-
Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian