SuaraBali.id - Pertandingan Liga 3 di Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan bisa disaksikan penonton langsung di stadion. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PSSI NTB Mori Hanafi.
Menurutnya, Asprov PSSI Nusa Tenggara Barat mengusulkan setiap pertandingan Liga 3 Rayon NTB bisa disaksikan penonton dengan batas lima persen kapasitas stadion.
Lima persen dari kapasitas stadion yang dimaksud adalah sekira seribu orang. Mori mengakui, secara regulasi kompetisi Liga 3 tidak boleh dihadiri tanpa penonton.
Hal ini mengacu pada regulasi dari PSSI Pusat bahwa seluruh pertandingan baik Liga 1, 2 dan 3 tidak boleh disaksikan oleh penonton.
"Tingginya animo masyarakat, kita saat ini sedang meminta kebijakan agar pertandingan Liga 3 bisa disaksikan penonton. Usulan kita itu paling tidak jumlah penonton 5 persen dari kapasitas stadion," kata Ketua PSSI NTB Mori Hanafi di Mataram NTB, Selasa (1/12/2021).
"Jadi kesepakatan ini berlaku secara nasional dan salah satu syarat digulirkan pertandingan itu tidak boleh dihadiri atau tanpa penonton. Itu kita ikuti, tetapi kita juga minta ada penonton dan itu belum di jawab kepolisian," ujarnya.
Atas banyaknya aspirasi masyarakat yang ingin menyaksikan klub kesayangannya berlaga di Liga 3 NTB, PSSI NTB kemudian mencoba meneruskan kepada pihak terkait dalam hal ini kepolisian agar pertandingan Liga 3 bisa disaksikan oleh penonton.
"Kalau 5 persen itu paling tidak bisa disaksikan 1.000 orang. Jumlah itu terbilang sedikit dengan kapasitas Stadion Gelora 17 Desember Turide Mataram yang mencapai 20 ribu orang," terang Mori Hanafi.
Mori sendiri tidak menampik pada awalnya kick off Liga 3 pada 24 Nopember disaksikan 400 orang. Kemudian jumlah itu bertambah dua kali lipat pada pertandingan kedua yang digelar 26 Nopember 2021.
Hal ini kemudian menjadi catatan sehingga menimbulkan pro dan kontra. Alhasil pertandingan diputuskan tidak boleh disaksikan oleh penonton, mengacu pada aturan PSSI Pusat.
"Oleh karena itu sesuai regulasi yang ada kita ikuti itu. Tetapi ada aspirasi kenapa saat World Superbike (WSBK) boleh ada penonton. Tapi itu (WSBK,red) tidak ada perjanjian makanya bisa. Kasus sepakbola ini berbeda karena sepakbola ini turunan aturannya dari atas ke bawah ada dan jelas. Dimulai dari liga 1,2 dan 3. Jadi kesepakatan ini berlaku secara nasional dan salah satu syarat digulirkan itu tidak boleh dihadiri tanpa penonton," ucap Wakil Ketua DPRD NTB ini.
Lebih lanjut, Mori menyatakan bahwa yang boleh saat ini bisa hadir di stadion merupakan panitia pertandingan, pemain, official tim, perangkat pertandingan. Sementara diluar itu tidak diperbolehkan oleh aparat kepolisian.
"Mereka yang masuk dalam stadion ini sudah di vaksin dua kali dan memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tetapi kita tetap akan coba usaha dulu agar usulan 5 persen itu bisa dipenuhi. Makanya sambil kita minta, kita minta masyarakat bersabar," katanya.
Diketahui kompetisi Liga 3 Rayon NTB diikuti 18 klub. Terbagi dalam dua zona Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Untuk Pulau Lombok dengan jumlah peserta 11 klub dan Pulau Sumbawa tujuh klub. Sedangkan, kick off dilakukan pada 24 November dan ditargetkan selesai pada 19 Desember 2021. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Harga Daging Sapi di Mataram Tembus Rp145 Ribu, Jagal RPH Majeluk Mogok Massal
-
Warga Bali Ramai-Ramai Serahkan Monyet Ekor Panjang ke BKSDA
-
BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia, Investasi Global Kini Bisa Lewat BRImo
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman