SuaraBali.id - Cemburu buta, seorang pria berusia 52 tahun di Denpasar, Bali bernama Heri tega menghajar istrinya sendiri, Misri (42) hingga terluka parah. Ternyata hal itu disebabkan karena cemburu buta melihat istri pijat pria lain.
Penganiayaan ini terjadi di indekos mereka yang terletak di Jalan Gunung Karang III Gang Cantik Nomor 5, Pemecutan Klod, Denpasar Barat pada Sabtu 27 November 2021 sekitar pukul 15.30 WITA.
Kronologi peristiwa ini bermula saat , tersangka Heri datang dari Situbondo Jawa Timur hendak berkunjung ke rumah kos istrinya di Denpasar. Maksudnya ingin kencan sekaligus melepas rindu.
Akan tetapi setibanya di indekos, tak disangka ia melihat istri sirinya tersebut sedang memijat pria lain. Padahal sejak keduanya berhubungan, Misri sepakat sudah berhenti jadi tukang pijat.
Heri pun terbakar api cemburu dan marah. Apalagi usai memijat, Misri menolak diajak berkencan dengan alasan capek.
Alhasil tersangka Heri kalap. Ia memukul Misri, menginjak-injak tubuhnya dan membenturkan kepala korban ke dinding hingga tak sadarkan diri.
"Ia menganiaya korban hingga tak sadarkan diri di kos," terang Kapolsek Denpasar Barat Kompol Doddy Monza sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Dalam kasus penganiayaan itu, perempuan asal Malang Jawa Timur itu mengalami luka lebam mata kiri, pelipis robek kanan kiri hingga mengeluarkan darah cukup banyak. Ada juga luka dibagian kepala belakang benjol, serta punggung lebam.
"Teman korban datang. Ia melihat kondisi temannya dianiaya. Pelaku kabur saat itu juga," ungkapnya.
Setelah dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat, Polisi mengejar tersangka Heri yang kabur menuju Situbondo Jawa Timur. Malam hari dia sudah berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Hasil koordinasi dengan Polsek Pelabuhan Gilimanuk, tersangka Heri pun ditangkap tanpa perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Denpasar barat untuk dimintai pertanggungjawaban.
"Kami interogasi pelaku mengakui tindakannya dengan motif cemburu. Ia dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat," kata Kompol Doddy.
Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita barang bukti berupa sprei warna hijau terdapat bekas percikan darah dan sarung bantal berkas percikan darah.
Berita Terkait
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Aktor Muzakki Ramdhan Dianiaya di Toilet Mal, Wajah Didorong ke Tembok hingga Bibir Berdarah
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini
-
BUMN dan Himbara Bahas Stabilitas Pasar, BRI Tekankan Pentingnya Fundamental Kuat
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara