SuaraBali.id - Sejarah Kota Denpasar pada awalnya merupakan sebuah taman. Taman ini memiliki keistimewaan dan tidak seperti taman pada umumnya, karena merupakan taman kesayangan dari Raja Badung pada waktu itu, Kyai Jambe Ksatrya. Pada jaman dahulu, Kyai Jambe Ksatrya tinggal di Puri Jambe Ksatrya, yang kini menjadi Pasar Satria.
Selain itu, taman ini memiliki keinikan yaitu terdapat tempat untuk untuk adu ayam. Karena Kyai Jambe Ksatrya memiliki hobi adu ayam. Sering kali sang raja mengundang raja-raja lainnya di Bali untuk bermain adu ayam di taman tersebut.
Asal-usul nama Denpasar sendiri terdiri dari dua kata yaitu “den” yang berarti utara dan “pasar” yang berarti pasar. Selanjutnya, nama ini diberikan pada taman tersebut mengingat lokasinya yang terletak di utara pasar. Kini taman tersebut menjadi Jaya Sabha atau rumah dinas untuk Gubernur Bali.
Kota Denpasar sendiri mulanya didirikan oleh I Gusti Ngurah Made Pemecutan yang merupakan keturunan dari Puri Pemecutan. wilayah ini dahulunya disebut sebagai wilayah Badung. Terdapat dua puri yang dipimpin oleh Kyai Jambe Pula yakni Puri Alang Badung dan Puri Pemecutan.
Kemudian, taman yang dibangung oleh Kyai Jambe Pula itulah yang sekarang dijuluki sebagai Denpasar. Pada saat itu, nama Denpasar belum merujuk pada kota tertentu.
Saat Belanda berkuasa di Bali, Puri Denpasar dihancurkan, ketika terjadinya Perang Puputan Badung. Setelah itu Puri Denpasar dibangun ulang oleh Cokorda Alit Ngurah yang pada tahun 1929.
Kota Denpasar saat ini secara resmi telah ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali. Secara administrasi Kota Denpasar terdiri dari 4 wilayah kecamatan terbagi menjadi 27 desa dan 16 kelurahan.
Batas wilayah Kota Denpasar sebelah utara, selatan dan barat berbatasan langsung dengan Kabupaten Badung. Sedangkan di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan Selat Lombok.
Seperti halnya dengan kota-kota lainnya di Indonesia, Kota Denpasar merupakan Ibukota Propinsi yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan penduduk serta pembangunan di segala bidang terus meningkat, memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kota itu sendiri.
Baca Juga: Tiap Hari Tim Yustisi Kota Denpasar Bergerak Selalu Temukan Warga Abai Pokes
Sebagai pusat Kota, Denpasar menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bali yang serimg dikunjungi oleh wisatawan. Banyak objek wisata alam, budaya, sejarah, makanan khas dan lain sebagainya ada di Bali. Salah satu tempat wisata yang menjadi favorit wisatawan yaitu pantai sanur.
Berikut Daftar Wali Kota Denpasar dari masa ke masa.
- I Gusti Ngurah Wardana 1978-1983
- I Gusti Putu Rai Andayana 1983-1987
- A.A. Ngurah Gede Agung 1987-1991
- I Made Suwendha 1992-1997
- Komang Arsana 1997-1999
- A.A. Ngurah Puspayoga 1999-2008
- I.B. Rai Dharmawijaya Mantra 2008-2015
- A.A. Gede Geriya 205-2016
- I.B. Rai Dharmawijaya Mantra 2016-2021
- I.G.N. Jaya Negara 2021
Demikian sejarah Kota Denpasar, yang menjadi ibu kota Provinsi Bali.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Wamendagri Ribka Haluk Sebutkan TPID Bali Miliki Peran Strategis Dalam Mendukung Program Nasional
-
Denpasar dan Nyalanesia Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Literasi hingga Tahun 2030
-
Bali Jadi Tuan Rumah Kompetisi Robotik Internasional untuk Generasi Muda
-
5 Gol! SMKN 3 Buduran Bikin Denpasar Kewalahan di AXIS Nation Cup 2025
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa