SuaraBali.id - "Bagai mendapat durian runtuh," itulah yang dirasakan Naufal Nafis Nasuiton. Salah seorang penonton World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Tak hanya dapat menyaksikan serunya para pebalap WSBK bertarung di lintasan, ia juga mendapatkan berkah lain yaitu sarung tangan atau gloves dari Scott Redding.
Pebalap WSBK asal Britania Raya, Scott Redding memberikan ia sarung tangan balapan miliknya.
Sarung tangan tersebut merupakan sarung tangan yang digunakan Redding saat berhasil meraih juara kedua di seri WSBK Mandalika. Selepas menyentuh garis finis, Redding kemudian melakukan selebrasi mengelilingi lintasan Mandalika.
Di tribun 15, Redding kemudian keluar dari lintasan dan mengarah lebih dekat ke arah tribun penonton. Di depan tribun itulah Redding membuka sarung tangan sebelah kanannya.
Ia kemudian melempar sarung tangan miliknya ke arah tribun penonton. "Pucuk dicinta, ulam pun tiba," Nafis tepat berdiri pada titik di mana sarung tangan tersebut jatuh.
Sarung tangan berwarna hitam-oranye tersebut jadi milik Nafis. Ia merasa senang sekaligus bangga bisa mendapatkan sarung tangan pebalap internasional.
"Saya senang sekali ya dapat sarung tangan dari pebalap kelas dunia," ujarnya.
Penonton lain yang melihat kejadian tersebut kemudian menghampiri Nafis. Sarung tangan milik Scott Redding yang kini jadi milik Nafis ditawar beberapa orang penonton.
"Tadi ada yang langsung mau beli dengan harga 2 juta, tapi saya menolak," katanya.
Ia berkomitmen akan menjaga dan menjadikan sarung tangan tersebut sebagai koleksi pribadinya.
"Saya akan simpan ini jadi kenang-kenangan," ujarnya.
"Sebetulnya saya tidak tahu mau mendukung siapa, tapi karena dikasi sarung tangan, saya dukung Scott Redding," lanjut setelah turun dari tribun.
Ketika disinggung seandainya ada yang menawar sarung tangan tersebut dengan harga yang lebih tinggi, ia terlihat berpikir. Seolah punya hasrat untuk menjual.
"Kalau ada yang mau membeli dengan harga 10 juta, saya lepas," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!