SuaraBali.id - Momen kejuaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok akan dimanfaatkan habis-habisan oleh juara bertahan Jonathan Rea dalam seri penutup musim akhir pekan ini. Hal ini guna menghentikan upaya Toprak Razgatlioglu mencuri titel pertamanya.
Jonathan Rea tiba di sirkuit yang berlokasi di pesisir selatan Lombok, NTB, itu dengan defisit 30 poin atas rival utamanya tersebut, sedangkan 62 poin maksimal tersisa dari dua balapan dan satu Superpole race akhir pekan ini.
Sang pebalap Kawasaki harus mengakui keunggulan pemuncak klasemen sementara dari tim Pata Yamaha itu ketika melaju dalam dua sesi latihan bebas pertama Jumat di mana Rea terpaut hingga 2,5 detik pada sesi pagi setelah mengalami masalah teknis di FP1.
"Toprak sangat impresif, saat istirahat makan siang saya kebingungan bagaimana mampu mengejar dia... tapi kami mengatasi masalahnya, kami gunakan kombinasi ban yang tepat dan kami berhasil," kata Rea.
"Dia cukup kuat, dengan gap yang cukup lebar dari yang lainnnya." tambahnya.
Dalam sesi latihan siang, Rea memperbaiki kecepatannya dan mampu finis peringkat dua dengan catatan 1:34,404. Namun Razgatlioglu tampil cepat setengah detik dari catatannya di FP1 guna mengamankan keunggulan 0,174 detik dari sang pebalap Kawasaki.
"Di FP2 saya menemukan ritme dan kecepatan, cukup optimistis untuk bertarung pada Sabtu," kata Rea.
Akan tetapi Kawasaki harus berbenah apabila ingin tampil lebih cepat dalam balapan pertama nanti.
"Kami perlu memperbaiki diri khususnya stabilitas rem, saya kehilangan banyak pengereman di bagian terakhir, kehilangan sedikit traksi di depan. Kemudian keseimbangan sasis juga sedikit diperbaiki. Saya Optimistis untuk FP3 dan superpole sangat penting karena posisi di trek sangat penting juga di sini, "ujarnya.
Sementara itu, Razgatlioglu belum menunjukkan tanda-tanda melambat ketika pebalap berusia 25 tahun asal Turki itu mengincar gelar juara dunia pertamanya di WSBK sekaligus mematahkan dominasi Rea yang adalah pemegang titel enam musim sebelumnya.
Razgatlioglu telah memenangi 13 balapan dan dua Superpole sedangkan Rea musim ini mengantongi 11 kemenangan dan delapan Superpole.
Race 1 pada Sabtu sore akan menjadi kesempatan pertama Razgatlioglu mengunci gelar juara dunia apabila dia memperlebar jarak dari Rea minimal 37 poin.
Razgatlioglu akan mengamankan titel musim ini apabila finis pertama di Race 1 dan Rea finis ketiga atau lebih rendah. Finis runner-up juga cukup bagi sang pebalap Turki untuk mencuri gelar apabila Rea finis keempat atau lebih rendah.
Tugas yang tidak mudah bagi Rea mengingat betapa cepatnya sang pebalap Turki musim ini.
"Saya tahu hitung-hitungannya, tapi saya tidak terlalu memusingkan itu.... Saya tak memikirkan berada di podium besok, saya datang ke sini untuk menang dan memenangi gelar."
Tag
Berita Terkait
-
Perbandingan di Atas Kertas Yamaha Vixion vs Honda CB150R Streetfire, Harga dan Fitur Mending Mana?
-
Fitur Canggih Ini Bikin Aki Yamaha NMAX Rajin Tekor: Mending Dicabut Saja?
-
Road Show CustoMAXi Yamaha 2026 Resmi Ditutup di Pekanbaru
-
Penantang Yamaha MT-15 Dijual Rp24 Jutaan: Intip Spesifikasi dan Fitur Hero Xtreme 160R 4V
-
Motor Chery Wujudnya bak Kembar Yamaha: Motor Listrik Murah 5 Jutaan Uji Nyali ke Industri Roda Dua
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?