SuaraBali.id - Sebanyak 10 pohon pisang milik warga di Legian, Badung, Bali, rusak pada bagian batangnya. Diduga, pohon pisang milik warga itu sengaja dirusak meniru konten yang sedang viral "salam dari Binjai".
Sebagaimana diketahui, Salam dari Binjai belakangan ini menjadi perbincangan. Video milik akun TikTok @parispernandes_ viral di berbagai media sosial hingga mancanegara.
Pria dalam video itu Paris Pernandes kerap mengucapkan salam dari Binjai sebelum dan sesudah memukul pohon pisang.
Ketika dikonfirmasi, Ketua LPM Legian I Wayan Puspa Negara membenarkan adanya kerusakan pohon pisang di wilayahnya.
Ia mengatakan pohon pisang diketahui rusak dalam sepekan terakhir. Saat itu, ada empat warga di Legian yang melapor pisang di kebunnya rusak.
"Setelah kita periksa dan cek ternyata benar ada 10 pisang yang rusak di bagian batangnya," katanya saat dihubungi, Kamis (18/11/2021).
Ia menduga pisang-pisang itu dirusak remaja yang yang terinspirasi konten salam dari Binjai. Sebab, kerusakannya seperti bekas pukulan di bagian tengah batang pohon.
Pihaknya kemudian bertanya ke sejumlah warga dan pemuda di Legian. Mereka mengaku tak mengetahui apa itu salam dari Binjai.
"Mungkin pelakunya dari luar lingkungan Legian. Karena warga sini engga ada yang tahu salam dari Binjai," kata dia.
Ia mengatakan sejumlah warga di lingkungannya memang mulai aktif berkebun belakangan ini. Mereka merupakan pekerja pariwisata yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19.
Ia menyayangkan aksi tersebut karena merugikan pihak lain. Sehingga, ia mengimbau kepada siapa saja untuk tidak meniru konten yang merugikan.
"Berharap lakukan kegiatan yang positif jangan buat konten yang tak baik," kata dia.
Kontributor : Imam Rosidin
Berita Terkait
-
Hotel Mewah Indonesia Bangkit, Okupansi Akhirnya Tembus Level Pra-Pandemi
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi
-
Kejari Mataram Mulai Bidik Pengurus PMI Terkait Penyelidikan Dana 2025
-
Kenapa Nilai Rupiah Tembus Rp17.500 ? Ini Kata Pengamat
-
Men Jenggo Berpulang, Ternyata Ini Asal Usul Unik 'Nasi Jinggo' Wajib Diketahui Pecinta Kuliner