SuaraBali.id - Banten cukup terkenal dengan wisata alamnya. Namun jika berkesempatan berkunjung ke sini jangan lupa untuk menyicipi makanan khas Banten
Berkunjung ke tempat baru, tidak lengkap rasanya juka tidak mencicipi hidangan yang khas ada di san,
Berikut ini beberapa makanan khas Banten, yuk simak!
1. Lepet/salimpe
Cemilan khas Banten yang dibungkus dengan daun janur ini terbuat dari beras ketan dan kelapa kemudian dikukus. Dapat dinikmati oleh anak-anak maupun orang tua karena memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang empuk. Penggunaan daun janur agar tangan tidak lengket saat memakannya.
2. Pecak bandeng
Pecak bandeng merupakan hidangan khas Banten yang dimasak dengan cara direndam terlebih dahulu, lalu dicampur dengan bumbu lainnya, Langkah terakhirnya yaitu digoreng atau dibakar dan diberi sambal khas di atasnya. Pecak bandeng akan lebih nikmat saat disajikan tanpa duri dan dinimakti dengan lalapan, sayur asem.
3. Angeun lada
Angeun lada ternyata memiliki arti dari Bahasa Sunda yang artinya sayur kuah dengan rasa yang pedas. Makanan dengan bahan utama jeroan sapi atau kerbau ini biasa disajikan saat Idul Fitri atau hajatan. Rasanya pun tak jauh berbeda dengan soto betawi, gurih dan segar.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 18 November 2021
4. Sate bebek Banten
Berbeda dengan sate di daerah lain, Banten memiliki sate bebek yang rasanya tak jauh berbeda dengan sate kambing. Diolah dengan bumbu rempah dan menciptakan cita rasa manis, gurih, dan sedikit pedas. Sate bebek ini juga tidak menyisakan bau amis sehingga lezat untuk dinikmati.
5. Rabeg Banten
Makanan khas Banten yang terkenal sejak 1993 berbahan dasar daging dan jeroan kambing lalu dicampur dengan berbagai bahan rempah. Memberi rasa yang pedas dan manis serta kuah yang kental dan gurih. Rabeg menjadi makanan favorit Sultan Banten sejak dahulu.
6. Gecom khas Banten
Gecom merupakan kuliner tradisional yang berbahan dasar tauge dan oncom dan bahan utamanya diolah secara tradisional. Gecom memiliki rasa khas yaitu berasal dari tauco. Makanan tradisional ini bisa dinikmati dengan nasi, lauk atau dijadikan sebagai oleh-oleh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun