SuaraBali.id - Papua merupakan salah satu daerah dengan makanan khasnya yang unik. Makanan khas Papua yang paling terkenal adalah makanan yang terbuat dari sagu.
Papua adalah provinsi yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini.
Provinsi Papua sebelumnya bernama Irian Jaya yang mencakup seluruh wilayah Pulau Papua. Sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi, dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat (Pabar).
Provinsi Papua memiliki luas 312.224,37 km persegi dan merupakan provinsi terbesar dan terluas pertama di Indonesia
Berikut makanan khas papua selain sagu yang cocok untuk dicicipi pendatang:
1. Papeda
Papeda merupakan makanan khas papua yang terbuat dari sagu kemudian dicampur dengan air panas dan diaduk perlahan-lahan. Papeda yang belum matang diaduk hingga warnanya tidak pekat dan tidak lengket. Papeda yang matang akan berwarna jernih dan cukup kental. Papeda biasa disajikan dengan kuah dan ikan kembung atau peda bakar sebagai lauknya.
Papeda memiliki banyak manfaat untuk tubuh yakni sebagai sumber energi, antioksidan, menurunkan risiko diabetes, mencegah serangan jantung, dan sebagainya. Tentu saja selain rasanya yang unik dan berbeda dari makanan pada umumnya, manfaatnya pun beragam dan sangat menyehatkan. Oleh karena itu, papeda menjadi makanan khas yang disukai pendatang.
2. Sinole
Baca Juga: Soal Masalah Papua, Aktivis: Jenderal Andika Harus Konkret, Jangan Lip Service
Sinole adalah makanan khas papua yang juga berbahan dasar dari sagu. Makanan ini sangat digemari masyarakat Pulau Yapen. Cara pembuatannya yakni dengan mengoyak sagu yang dicampuri parutan kelama. Setelah itu, adonan tersebut dimasak dalam kuali. Sinole juga biasa disajikan dengan ikan dan sayur.
Sinole memiliki rasa yang nikmat. Selain itu, sinole juga memiliki manfaat yang menyehatkan. Manfaat sinole yakni memperlancar sistem peredaran darah, memperkuat gigi, kuku, rambut, mencegah penuaan diri, dan sebagainya.
3. Kue Lontar
Kue Lontar artinya adalah kue bundar. Kue ini berbentuk mirip dengan pie. Ukuran kue lontar biasanya kecil. Olahan kue lontar ini terbuat dari susu dan gula. Tampilannya yang manis, dan kecil membuatnya mudah dikenali karena mirip dengan pie susu asal Bali.
Makanan khas Papua selanjutnya adalah Ikan Bakar Manokwari. Ikan yang digunakan yakni ikan tongkol. Bumbu yang membuat masakan ini menjadi khas adalah kuah pedas manis asam khas Papua. Makanan ini pada umumnya dihidangkan bersama nasi putih hangat.
Tag
Berita Terkait
-
Dongkrak Produksi Minyak di Papua, SKK Migas dan Petrogas Mulai Injeksi Kimia di Lapangan Walio
-
Review Film Timur: Aksi Intens dan Cerita Emosional di Tanah Papua
-
Papua Bukan Ruang Kosong: Aksi Damai Desak Tinjau Proyek Tebu Merauke
-
Obral Insentif! ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap III: Ada 'Raksasa' Papua 15 Miliar Barel
-
Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026