SuaraBali.id - Sisa longsor yang terjadi saat gempa Bali M 4,8 beberapa waktu lalu menjadi lumpur dan menggenangi beberapa wilayah di Kintamani, Bangli, Bali.
Seperti yang terlihat di dua Banjar di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli. Desa tersebut sempat tergenang lumpur yang merupakan sisa longsor akibat intensitas hujan yang tinggi belakangan ini.
Material lumpur itu turun di kawasan Subak Abian Tangguntiti, Banjar Terunyan dan Banjar Cemarelandung.
"Longsor mengakibatkan material lumpur dari atas tebing turun ke ruas jalan Desa Trunyan. akibatnya beberapa ruas jalan di kawasan Subak Abian Tangguntiti, Banjar Terunyan dan Banjar Cemarelandung tertimbun material lumpur," terang Serka I Wayan Asli yakni Babinsa Desa Terunyan, Rabu (3/11/2021) seperti diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.com.
Pihaknya bersama warga telah berkoordinasi dengan petugas PU Kabupaten Bangli untuk pengerahan alat berat agar mempermudah proses pembersihan jalan sehingga dapat dilewati kembali.
Berita Terkait
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur: Novel Tere Liye Minim Konflik dengan Rasa yang Mendalam
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
-
Mendesak Percepatan Infrastruktur Pasca-Longsor dan Banjir Bandang Aceh
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto