SuaraBali.id - Wisata Kulon Progo terpopuler. Destinasi wisata alam di kawasan Yogyakarta tengah menjadi perhatian wisatawan. Tak hanya Bantul dan Gunung Kidul, kini Kulon Progo juga bisa menjadi pilihan untuk berwisata saat mengunjungi darah tersebut.
Kulon Progo sendiri memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menakjubkan. Terdapat banyak spot foto yang kekinian.
Berlokasi 28 km dari kota Jogja, Kabupaten Kulon Progo dikelilingi oleh perbukitan, sungai, air terjun, hingga pantai. Berikut ini daftar lokasi wisata Kulon Progo terpopuler yang menarik untuk dikunjungi.
1. Kali Biru
Kali Biru merupakan wisata alam populer di Kulon Progo. Lokasi objek wisata ini ada di Kecamatan Kokap. Daya tarik wisata ini terletak pada gardu pandangnya yang dipasang di pohon pinus.
Disana pengunjung akan disuguhkan hamparan perbukitan hijau yang sangat luas. Destinasi wisata yang pernah menjadi trending topik di internet ini masih menjadi pilihan terbaik untuk dikunjungi.
Tak hanya menikmati pemandangan alam dari gardu pandang, wisatawan juga bisa mencoba wahana flying fox. Selain itu, pengunjung bisa menikmati fasilitas yang disediakan mulai dari toilet, mushola, restoran hingga homestay.
2. Gunung Ijo
Menjadi tempat tertinggi dari areal perbukitan Menoreh, Gunung Ijo menyajikan pemandangan kota Yogyakarta yang indah. Hamparan perbukitan yang asri hingga pantai bisa terlihat dari puncak.
Gunung ijo memiliki ketinggian 1.000 mdpl. Untuk pengunjung yang ingin merasakan sensasi mendaki gunung, tempat ini cocok untuk dikunjungi. Ada dua jalur untuk bisa sampai puncak Gunung Ijo, yaitu jalur cepat namun harus berjalan jauh dan jalur terjal namun bisa sampai cepat.
Lokasi destinasi wisata ini ada di Desa Plampang, Kec. Kokap dan di daerah Purworejo, Jawa Tengah yaitu di Desa Durensari, Kec. Bagelan.
Baca Juga: DPR RI Respon Dugaan Kekerasan di Lapas Narkotika Sleman: Ini Kejahatan HAM
3. Kedung Pedut
Kedung Pedut merupakan destinasi wisata alam berupa kedungan atau kolam air dengan air terjun yang diapit tebing dan pepohonan. Tempatnya yang masih asri membuat daya tarik tersendiri jika berkunjung ke sini.
Air yang mengalir sangat bersih dan jernih dengan warna kebiruan. Pengunjung bisa berendam dengan menikmati keindahan alam yang ada dan berfoto underwater. Untuk memberi kenyamanan kepada pengunjung pengelola telah menyediakan saung untuk bersantai.
Lokasi wisata ini ada di Jatimulyo, Kecamatab Girimulyo buka setiap hari.
4. Goa Kiskendo
Masih berlokasi di Jatimulyo, tak jauh dari Kedung Pedut ada Goa Kiskendo. Goa Kiskendo merupakan wisata alam berupa goa yang memiliki stalagtit dan stalagmit yang aestetic.
Konon katanya Goa Kiskendo ini dahulu menjadi tempat pertempuran antara Lemusur dan Maesuro melawan Subali dan Sugriwo. Cerita legenda ini bisa dilihat dan dibaca pada relief yang ada di dinding goa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang