SuaraBali.id - Aksi prostitusi online dibongkar Satreskrim Polres Tabanan di sebuah tempat kos di Desa Delod Peken, Tabanan, Bali. Kasus ini dilakukan seorang muncikari bernama KH (28) perempuan asal Lumajang, Jawa Timur. Ia bahkan tega menjadikan sepupunya sendiri pekerja seks komersial (PSK)
Muncikari prostitusi online ini beraksi menggunakan aplikasi media sosial, sedangkan korban adalah sepupunya yang masih di bawah umur berinisial F (15).
Sebagaimana diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.com, korban F oleh pelaku awalnya diajak bekerja di Bali untuk berjualan es. Dimana pada bulan Juli 2021 lalu, pelaku yang awalnya tinggal di wilayah Denpasar ini sempat pulang kampung ke Jawa Timur.
Saat di kampung itulah, pelaku menawarkan pekerjaan kepada ST atau temannya. Termasuk juga mengajak korban F yang merupakan anak putus sekolah.
Sayangnya setelah sampai di Bali kurang lebih 2 minggu pelaku justru mempekerjakan F dan ST sebagai pekerja seks komersial lewat aplikasi Michat.
"Awalnya mereka ini kerja di Denpasar, lantaran sepi pelanggan, mereka pindah lokasi ke Tabanan," kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra pada Kamis (28/10/2021) saat rilis kasus.
Pelaku menggunakan aplikasi di media sosial untuk menawarkan perempuan, dengan tarif yang dipatok mulai Rp250-500 ribu.
Kasus prostitusi online ini mencuat lantaran informasi dan kecurigaan masyarakat, di salah satu tempat kos tersebut kerap terlihat laki-laki keluar masuk kamar.
"Dalam kasus ini, kami amankan satu orang pelaku selaku muncikari dan satu korban anak di bawah umur. Sebenarnya ada dua anak binaan pelaku, namun satunya lagi sudah dewasa usia 33 tahun. Kami tekankan di sini kasus anak di bawah umurnya," ujar AKBP Ranefli Dian Candra.
Polisi langsung melakukan penyelidikan, kurang lebih selama empat hari hari kasus akhirnya bisa terungkap.
Berita Terkait
-
Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern