"Almarhum adalah teman baik saya sejak almarhum menjadi Pangdam V di Jatim, kemudian Sesmenko Polhukam, Seskab, dan Mensesneg. Almarhum adalah sahabat yang baik," kata Mahfud.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengaku terkejut mendengar kabar meninggalnya Sudi Silalahi.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Dini hari ini saya dikejutkan oleh berita meninggalnya sahabat baik, kolega, dan teman seperjuangan saya, Letnan Jendral TNI (Purn) Sudi Silalahi (Mensesneg di era Presiden SBY). Semoga Allah ampuni beliau dan tempatkan di sisiNya yang terbaik," tulis Zulkifli dalam akun Twitternya, ZUL_Has.
Menurut Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, Sudi Silalahi adalah orang yang penuh persahabatan, perhatian dan rendah hati, dengan dedikasi yang tak perlu diragukan lagi untuk NKRI.
"Kita semua patut merasa kehilangan atas kepergian beliau pukul 23.50 semalam di RSPAD. Kita doakan beliau husnul khotimah," ujarnya.
Kepergian Sudi Silalahi menghadap Sang Khalik bagi Zulhas seolah-olah datang secara tiba-tiba tanpa kabar sakit sebelumnya.
"Baru sekitar 10 hari lalu saat saya masih di Amerika Serikat, kami saling WA. Beliau mengirim foto-foto saya bersama Imam Shamsi Ali yANg saya temui di New York, rupanya Pak Sudi dapat foto itu dari Facebook," kata Zulhas.
Berawal dari situ, Zulhas dan Sudi pun mengobrol, saling mengungkapkan kekangenan.
"Kapan kita ketemu dan ngopi-ngopi, Pak? Ajak saya. Pak Sudi pun mengiyakan dan kami berjanji untuk mencari waktu bersama," tutur Zulhas.
Mantan Menteri Kehutanan ini menyebutkan, sekitar satu minggu yang lalu, Sudi pun masih mengirim pesan WhatsApp, bercerita bahwa pohon yang pernah Zulhas berikan kepadanya sudah tumbuh besar.
"Pohon yang waktu itu, sekarang sudah gede-gede, Pak Zul,' ceritanya. Waktu saya masih menjabat Menhut, saya ingat memberi beberapa bibit pohon untuk Pak Sudi," ujar Zulhas.
Zulhas mengatakan, pada Selasa subuh ini ia kembali menerima pesan WhatsApp tentang Sudi, tapi tidak langsung darinya.
Pesan itu datang dari kerabat dan kolega yang mengabarkan bahwa Sudi telah meninggal dunia.
"Tentu saya terkejut sekaligus sangat kehilangan. Saya berdoa dari hati terdalam semoga beliau wafat dalam keadaan husnul khotimah. Saya bersaksi beliau orang yang baik," kata Zulhas. (Sumber: Antara)
Tag
Berita Terkait
-
TNI Kerahkan 105.365 Personel dan 3.501 Alutsista untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
-
Panglima TNI Minta MK Tolak Uji Materiil UU Peradilan Militer, Kuasa Hukum Bilang Begini
-
Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu
-
TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman
-
Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Bosan Sama Nastar? 5 Kue Lebaran 'Anti-Mainstream' Ini Dijamin Jadi Favorit Gen Z