SuaraBali.id - Adanya syarat karantina untuk turis mancanegara yang datang ke Indonesia membuat sejumlah turis mengurungkan niat kedatangannya. Mereka pun batal berkunjung ke Bali.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana. Menurutnya penerapan karantina bagi wisatawan mancanegara atau wisman menyebabkan pembatalan turis ke pulau dewata.
Diakuinya bahwa hingga kini kunjungan wisatawan mancanegara belum maksimal karena faktor karantina yang dijadikan syarat masuk Bali.
"Kenapa wisatawan belum datang sampai saat ini karena itu (karantina-red)," jelasnya, Senin (25/10/2021) di Badung.
Dari amatannya di sejumlah travel, menunjukkan hal yang sama yakni belum ada respon dari wisman dikarenakan begitu disebut ada karantina langsung dibatalkan.
"Indonesia dibuka, Bali dibuka untuk turis iya, tetapi begitu dilihat syarat isi karantina akhirnya urungkan niatnya untuk datang ke Bali," ujar Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali itu.
Ia mengusulkan jika wisman telah melakukan dua kali vaksinasi setidaknya bisa berkunjung ke Bali, atau jika harus diterapkan masa waktu karantina agar bisa 1 malam dua hari.
Berita Terkait
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
-
Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan