SuaraBali.id - Terjadi kebakaran di Lereng gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali pada Jumat sore sekitar 15.30 Wita. Namun hingga kini, penyebab awal kebakaran tersebut belum diketahui termasuk adanya korban jiwa.
Menurut warga, kebakaran ini terlihat dari wilayah Penelokan Kintamani, Bangli, Bali.
“Api terus menjalar dan makin meluas. Beberapa titik api tampak makin membesar. Belum ada kabar soal korban jiwa,” kata Nyoman Surya, warga Penelokan, Kintamani, kepada ANTARA, di Bangli, Jumat (22/10/2021)
Terjadi kebakaran di Lereng gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali pada Jumat sore sekitar 15.30 Wita. Namun hingga kini, penyebab awal kebakaran tersebut belum diketahui termasuk adanya korban jiwa.
Menurut warga, kebakaran ini terlihat dari wilayah Penelokan Kintamani, Bangli, Bali.
“Api terus menjalar dan makin meluas. Beberapa titik api tampak makin membesar. Belum ada kabar soal korban jiwa,” kata Nyoman Surya, warga Penelokan, Kintamani, kepada ANTARA, di Bangli.
Surya menyebut sudah sering lereng gunung Batur terjadi kebakaran hutan. Kebakaran terakhir pada akhir September 2020.
“Seringkali lokasi bekas kebakaran di lereng gunung Batur menjadi lokasi swafoto. Ramai masyarakat memanfaatkannya untuk berpose dan disiarkan ke media sosial.
Hingga berita ini diturunkan belum ada aparat yang mencoba memadamkan api. Diduga karena akses jalan ke lokasi kebakaran sempat tertutup tanah longsor dansudah malam hari juga.
Masyarakat di lereng gunung Batur belum lama juga tertimpa bencana gempa bumi di Kabupaten Karangasem, tapi menimbulkan bencana tanah longsor yang menyebabkan tiga orang meninggal, 8 orang luka berat, 74 luka ringan, dan lima KK atau 19 jiwa mengungsi.
Selain itu, tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, terisolasi akibat satu-satunya jalur darat yang menghubungkan wilayah mereka menuju Kota Bangli tertimbun material longsor.
“Seringkali lokasi bekas kebakaran di lereng gunung Batur menjadi lokasi swafoto. Ramai masyarakat memanfaatkannya untuk berpose dan disiarkan ke media sosial.
Hingga berita ini diturunkan belum ada aparat yang mencoba memadamkan api. Diduga karena akses jalan ke lokasi kebakaran sempat tertutup tanah longsor dansudah malam hari juga.
Masyarakat di lereng gunung Batur belum lama juga tertimpa bencana gempa bumi di Kabupaten Karangasem, tapi menimbulkan bencana tanah longsor yang menyebabkan tiga orang meninggal, 8 orang luka berat, 74 luka ringan, dan lima KK atau 19 jiwa mengungsi.
Selain itu, tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, terisolasi akibat satu-satunya jalur darat yang menghubungkan wilayah mereka menuju Kota Bangli tertimbun material longsor.
Berita Terkait
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Arus Pendek Listrik Bikin Rumah Lapak di Kebon Jeruk Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis