SuaraBali.id - Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyatakan bahwa ia tengah merancang skema essential travel.
Dikutip dari Beritabali.com, jaringan SuaraBali.id, dengan skema itu, nantinya Warga Negara Asing (WNA) yang mempunyai visa kerja bisa langsung datang ke Bali.
"Kami membidik para diplomat negara sahabat dan pengusaha untuk turun ke Bali. Meskipun tidak memberikan hasil signifikan, setidaknya bisa menggerakkan hotel-hotel di Bali," ungkap Cok Ace, tokoh Puri Ubud, juga Ketua PHRI Bali saat menerima audiensi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Senin (6/9/2021).
Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk menyampaikan bahwa pertemuan audiensi ini terkait pelaksanaan operasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali.
Baca Juga: Wisata Bali: Bisnis Jet Pribadi Tumbuh Saat Pandemi, Rute Pulau Dewata Terlaris
Khususnya dari Kantor Imigrasi dalam hal pengawasan dokumen izin tinggal WNA yang selama ini telah dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali dalam pengawasan dan penertiban protokol kesehatan terhadap WNA yang ada di Bali.
"Kami dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali memohon dukungan kepada Bapak Wakil Gubernur terutama dari unsur Satpol PP Provinsi Bali untuk menjalankan operasi pengawasan orang asing seperti halnya operasi terkait kepatuhan Protokol Kesehatan," ujar Jamaruli Manihuruk.
Kakanwil Kemenkumham Bali ini memohon dukungan kepada Wakil Gubernur selaku ketua PHRI Provinsi Bali untuk mendukung program dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali.
Diharapkannya, dengan rutin dilaksanakan operasi pengawasan WNA dan kepatuhan protokol kesehatan, masyarakat menjadi lebih taat serta disiplin. Sehingga situasi saat ini bisa semakin membaik, pariwisata di Provinsi Bali mampu berjalan normal kembali sehingga yang telah direncanakan sebelumnya, yaitu wisatawan berkunjung ke Bali bisa segera terwujud.
Baca Juga: Wisata Bali: Desa Serangan Bertahan di Zona Hijau COVID-19, Warga Patuh Prokes
Berita Terkait
-
Swiss Lirik Turis Kaya di Asean, Indonesia Masuk Daftar?
-
Dari Surga Menjadi Perkara: Sisi Gelap Booming Pariwisata Bali
-
Luhut Mau Bereskan Wisata Bali: Kelab Telanjang Mau Dikurangi
-
Bali Penuh Turis Asing, Luhut Sebut Capai 200 Ribu Orang
-
Menko Luhut Naik Pitam Bali Dianggap Pulau Mesum oleh Turis Asing
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata