SuaraBali.id - Kasat Pol Air Polres Karangasem, AKP. Gusti Agung Bagus Suteja membenarkan terjadi kecelakaan dengan sampan terbalik akibat cuaca tiba-tiba buruk dan gelombang besar di perairan Bunutan, Selasa (24/08/2021).
Diketahui, sampan itu milik I Nengah Ardana (45), salah seorang nelayan asal Bunutan, Karangasem. Dia mengantar FL (35) warga negara asing (WNA) asal Slovenia untuk 'Sailing'.
Dilansir dari Berita Bali, Kamis (26/8/2021), ia menjelaskan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, nelayan maupun warga negara asing berhasil dievakuasi oleh para nelayan setempat dalam keadaan selamat.
"Nelayan bersama seorang warga negara asing awalnya akan melakukan kegiatan Sailling selama 2 jam, setelah 1 jam berjalan sekitar pukul 11.00 WITA, tiba - tiba terjadi cuaca buruk gelombang besar sehingga menyebabkan sampan terbalik di wilayah perairan Desa Bunutan dengan jarak kurang lebih dari pinggir pantai 2 mil," ujarnya.
Saat kejadian, WNA itu berinisiatif meninggalkan sampan yang terbalik dengan cara berenang ketepian, menggunakan life jaket tapi sebelum sampai di pantai ia ditemukan atau ditolong oleh seorang nelayan dan langsung diantar ke tepi pantai.
Setelah berhasil menepi, WNA itu mencari bantuan dengan kembali mengajak nelayan sekitar untuk menjemput nelayan yang diajaknya ke lokasi sampan yang terbalik, hanya saja saat itu tidak ditemukan akhirnya diputuskan untuk kembali ke pantai.
Akhirnya sekitar pukul 14.30 WITA, ada informasi bahwa nelayan yang tadinya tidak ditemukan sudah diselamatkan oleh seorang nelayan yang hendak mencari ikan di laut lepas. Korban ditemukan dengan kondisi melambaikan pakaian warna putih yang kemudian langsung diselamatkan dan dibawa kembali ke tepian.
Mengingat cuaca sangat buruk, sampan yang dibawa korban ditinggalkan di tengah perairan dan akan dilakukan pencarian oleh kelompok nelayan setempat setelah kondisi cuaca memungkinkan.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang Besar Selat Bali Masih Mengancam Usai KMP Yunicee Tenggelam
Berita Terkait
-
Dayung Sampan di Jalan Raya saat Banjir, Sosok Kakek Ini Jadi Sorotan
-
Petugas Bubarkan Judi Tajen di Karangasem Bali, Satu Tersangka Diamankan
-
Masih Jadi Misteri, Pencarian Penyelam Hilang Belum Ada Titik Terang
-
Sampan Dihantam Ombak Besar di Kayong Utara, Mandor Sawit Tewas Tenggelam
-
Kisah Seorang Ibu di Pekanbaru, Puluhan Tahun Jadi Pengojek Sampan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra