Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Minggu, 22 Agustus 2021 | 15:06 WIB
Youtuber Muhammad Kece (Youtube via Solopos)

SuaraBali.id - Majelis Ulama Indonesia berkoodinasi dengan polisi untuk menangkap Muhammad Kece, penghina Nabi Muhammad. Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah.

MUI pun meminta masyarakat terutama umat Islam tetap tenang dalam merespons pernyataan Muhammad Kece yang dianggap menistakan agama.

Ia meminta juga agar tokoh-tokoh organisasi masyarakat atau ormas tetap tenang.

MUI lanjut Ikhsan mengingatkan tidak ada pihak yang melakukan tindakan sendiri di luar prosedur hukum.

Baca Juga: Minta Umat Tetap Tenang, MUI: Kami Telah Koordinasi dengan Polri Tangkap Muhammad Kece

"Kami imbau agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan secara sendiri-sendiri," kata Ikhsan dalam keterangannya, Minggu (22/8/2021).

Kekinian Ikhsan berujar bahwa MUI sudah berkoordinasi dengan Polri guna menangkap Kece.

"Kami telah berkordinasi dengan Polri dan telah direspons cepat untuk dapat segera menangkap Muhammad Kece," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Abdul Muiz Ali mendesak Polri untuk menangkap Youtube Muhammad Kece. Penyataan Muhammad Kece dinilai menghina Islam.

Beredar video memperlihatkan Muhammad Kece yang memakai baju lengan panjang dan kopiah hitam menuduh Nabi Muhammad seorang iblis dan pendusta.

Baca Juga: YouTuber Muhammad Kece Diduga Lecehkan Islam, Ulama: Polisikan!

Pernyataan Muhammad Kece melalui video Youtube-nya dinilai menista agama Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW.

Load More