Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:00 WIB
Serangan jantung (Pixabay/Pexels)

Sebuah studi Maret 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menemukan bahwa minum minuman manis dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian, terutama dari penyakit kardiovaskular. Sebaiknya perbanyak air putih ketimbang minuman manis.

6. Sering minum alkohol

Teh Rasa Bir, Minum Alkohol Tanpa Mabuk. (Foto: Victoria Bitter)

Terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, dan trigliserida, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Direkomendasikan wanita tidak boleh minum lebih dari satu gelas sehari, dan pria tak lebih dari dua.

Baca Juga: Ragam Manfaat dari Buah Pisang dan Bagian Pohonnya

7. Terlalu banyak garam

Asupan tinggi garam adalah faktor risiko utama pada tekanan darah, yang meningkatkan serangan jantung. Jadi batasi asupan garam, terlebih pada makanan cepat saji dan makanan instan yang mengandung banyak sodium.

8. Kurang tidur

Ilustrasi kurang tidur (Pexels).

Kurang tidur tak hanya membuat kita mengantuk keesokan harinya, tapi juga buruk untuk kesehatan jantung. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh CDC, orang yang tidur kurang dari 7 jam semalam dilaporkan mengalami lebih banyak serangan jantung, bersama dengan obesitas, diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi, tiga kondisi yang menyebabkan penyakit jantung.

9. Merokok

Baca Juga: Konsumsi Cokelat, Yogurt, dan Keju Bisa Membantu Kesehatan Jantung

viral cewek ABG merokok [instagram]

Racun dalam asap rokok merusak lapisan arteri Anda, menyebabkannya menebal, sekaligus mengurangi jumlah oksigen dalam darah. Itu meningkatkan risiko Anda terkena serangan jantung. Untuk itu berhenti merokok secepatnya, temui dokter Anda untuk mendapatkan bantuan jika perlu.

Load More