SuaraBali.id - Bali terima 41 oksigen cair untuk percepatan penanganan COVID-19. Hal itu diterima Gubernur Bali Wayan Koster.
Selain itu Bali terima 120 unit flow meter, dan 150 unit tabung oksigen dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk membantu percepatan penanganan COVID-19 di Pulau Dewata.
"Terima kasih kepada Kadin Indonesia atas kontribusi nyata terhadap penanganan COVID-19 di Provinsi Bali. Bantuan ini sangat menolong upaya kita, khususnya untuk pasien COVID-19 yang ditangani rumah sakit (RS)," kata Koster di Denpasar.
Koster dalam acara penyerahan bantuan oksigen dari Kadin Indonesia itu mengatakan saat ini ketersediaan oksigen medis di Bali menjadi semakin vital.
"Hal ini mengingat kasus COVID-19 di Bali masih terhitung dinamis dengan kasus yang masih di atas angka 1.000 kasus per hari. Tentu dalam penanganan pasien COVID-19 di RS membutuhkan ketersediaan oksigen," ujarnya.
Oleh karena itu, ucap Koster, bantuan berupa oksigen liquid (cair) ini, tabung, dan generator sangat menolong Bali, apalagi dengan jumlah yang cukup banyak.
Khusus untuk oksigen tabung, Gubernur Bali akan mengalokasikan untuk RS swasta dan telah dikoordinasikan guna memperkuat penanganan pasien COVID-19.
"RS swasta telah kami kumpulkan dan koordinasikan supaya lebih maksimal dalam menangani pasien COVID-19. Intinya mereka siap menambah kamar dan kesulitan berupa tabung oksigen betul-betul terbantu dengan adanya bantuan dari Kadin Indonesia," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia Joseph Pangalila yang membawa dua truk tangki besar mengangkut isotank berisi oksigen cair dan satu kontainer mengangkut tabung oksigen dan flow meter/regulator ke Jayasabha, Denpasar.
Baca Juga: Jokowi: Pandemi Mempercepat Pengembangan Industri Farmasi Dalam Negeri
Dia mengatakan bantuan ini merupakan bentuk sinergitas Kadin dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama secara gotong royong meminimalisasi pandemi COVID-19.
"Kami akan berkerja sama dengan pemerintah daerah ke depan. Ini adalah cara kita secara kemanusiaan untuk membantu penanganan di Bali dan mudah-mudahan bisa membantu banyak pasien," ujar Pangalila yang juga Ketua Satgas Kadin Perang Melawan Pandemi.
Kadin Indonesia, tambah dia, berupaya membantu penanganan COVID-19 melalui program "Kadin Perang Melawan Pandemi" dengan mengajak para pengusaha berpartisipasi bersama pemerintah dalam menangani persoalan COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Perluas Jangkauan, Importa Furniture Hadirkan Cabang ke-26 Sekaligus Pusat Distribusi di Bali
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Resmi Datangkan Yabes Roni
-
Yusuf Meilana Gabung Bali United, Amunisi Baru Pertahanan untuk Putaran Kedua Super League
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
18 Rumah Warga Kampung Bugis Roboh Dihantam Gelombang
-
BRI Tegaskan Peran Strategis Dorong Ekonomi Desa Lewat Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas X Halaman 27: Anak Muda Terjerat Pinjaman Online
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI Halaman 23: Fenomena Tren Makanan
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas VII Halaman 39: Pak Edo's Hobby