Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 09 Agustus 2021 | 20:37 WIB
Foto Yahya Waloni terbaring memakai selang oksigen. [Twitter]
Video Yahya Waloni Bandingkan Murtad dan Mualaf. (YouTube/Termometer Islam)

Bukan hanya itu, di kesempatan yang sama, ia mengaku, ada perbedaan prinsip antara dirinya dengan istri di rumah.

Jika ia ketus tak mau mengenakan masker, maka istrinya justru selalu memakainya.

Meski berbeda pendapat, tokoh mualaf tersebut tak mau ambil pusing.

“Kalau istri saya mau pakai, kau pakai saja. Saya enggak mau. Karena kita nanti di surga beda-beda, gitu,” kata Ustadz Yahya Waloni.

Baca Juga: Penangan Covid-19 di Sumbar Dapat Rapor Merah, Gubernur: Pusat Tidak Maksimal Juga

Menariknya, Ustadz Yahya Waloni berkisah, istrinya selalu mengingatkan dia pentingnya mengenakan masker.

Sebab, pria berdarah Sulawesi tersebut kerap bepergian jauh untuk menghadiri ceramah-ceramah akbar.

Akan tetapi, dia tetap pada pendiriannya. Sekali tidak, makanya selamanya tetap tidak.

“Ikuti saja, Pak. Pakai masker supaya bisa naik kapal. Tetap naik, yakinlah naik. Tidak boleh naik kalau tidak ada antigen? Antigen bagaimana? Orang sehat begini.” ujar Ustadz Yahya Waloni.

“Apalagi saya begini yang menentang-nentang kafir. Begitu dokternya dokter Kristen, aha, ini dia. Memang ditunggu-tunggu kau. Bukan disuntik vaksin, saya malah disuntik mati,” tuturnya.

Baca Juga: Duh! BOR di RSD Mangusada Penuh, Tidak Bisa Terima Pasien Rujukan

Tak hanya itu, Ustaz Yahya Waloni mengklaim, selama hidupnya dia tak pernah mengkhianati prinsip. Jika dari awal sudah mengatakan A, maka seterusnya dia bakal mengatakan A. Itulah mengapa, sekuat apa pun bujukan orang lain terkait penggunaan masker, dia tetap tak mau.

Load More