SuaraBali.id - PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera memberikan santunan bagi keluarga korban yang mengalami musibah tenggelamnya KMP Yunicee rute Ketapang-Gilimanuk pada Selasa 29 Juni 2021 lalu di perairan Gilimanuk.
Dilansir dari Beritabali.com, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menyampaikan belasungkawa dan berharap para keluarga korban diberikan ketabahan.
Hal itu disampaikan Wagub Cok Ace saat menyaksikan penyerahan santunan bagi para korban kecelakaan kapal KMP Yunicee dan bantuan sembako bagi para pelaku transportasi angkutan umum yang terdampak Covid-19 di Provinsi Bali, yang diserahkan oleh PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera bertempat di ruang rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali-Denpasar pada Rabu (4/8/2021).
“Ini merupakan musibah yang tidak bisa kita tebak, dan pada saat tersebut memang sedang ramai-ramainya yang menyebrang ke Ketapang karena ada upacara di Pura Semeru. Tapi semoga dengan musibah ini juga memberikan kita suatu pelajaran baik bagi pengelola kapal maupun penumpang sendiri agar lebih waspada”, ucapnya.
“Semoga dengan adanya santunan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan korban yang masih sakit semoga cepat dipulihkan dan dapat beraktifitas sebagaimana mestinya,” imbuh Wagub Cok Ace.
Sementarta itu, Direktur Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Bali Dewi Aryani Suzana mengatakan, bahwa manajemen PT Jasa Raharja mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada stakeholders atas koordinasi dan sinergi dalam penanganan kejadian tersebut, sehingga santunan bagi para penumpang dapat terselenggara dengan lancar.
Ia mengatakan, penyerahan santunan secara simbolis ini sekaligus menjadi bentuk empati dan silaturahmi kami kepada keluarga penumpang KMP Yunicee.
Santunan secara langsung telah diserahkan kepada keluarga penumpang, melalui kunjungan langsung secara jemput bola, dan selanjutnya santunan diserahkan melalui transfer.
Ia menjelaskan, tindak lanjut santunan bagi para penumpang yang telah diproses adalah sebagai berikut: jumlah penumpang sebanyak 27 orang; total santunan meninggal dunia Rp 862 juta telah diserahkan kepada ahli waris 20 penumpang.
Baca Juga: Mayat Korban KMP Yunicee Ditemukan Lagi, Perempuan Pakai Sepatu Merek Fila
"Seluruh santunan kami serahkan sesuai alamat keluarga yang berada di 6 kota asal yaitu Surabaya (1 orang), Banyuwangi (7 orang) Denpasar (5 orang), Singaraja (5 orang), Pamekasan (1 orang) dan Tasikmalaya (1 orang), serta jaminan biaya perawatan bagi penumpang yang mengalami luka-luka sebanyak 7 penumpang," paparnya.
Sebagaimana ketentuan akibat kecelakaan alat angkutan umum bahwa setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp 50 juta, dan bagi korban luka–luka di rumah sakit diberikan penjaminan biaya rawatan secara overbooking sampai dengan Rp 20 juta. Lalu bagi korban yang tanpa ahli waris diserahkan santunan biaya penguburan sebesar Rp 4 juta.
Berita Terkait
-
Mayat Korban KMP Yunicee Ditemukan Lagi, Perempuan Pakai Sepatu Merek Fila
-
Tim Gabungan: Bila Ada Perkembangan Baru, Pencarian Korban KMP Yunicee Bisa Dilanjutkan
-
Resmi! Pencarian Korban KMP Yunicee Tenggelam Dihentikan
-
Daftar Komplet Korban KMP Yunicee, Meninggal Dapat Santunan Rp 50 Juta
-
Tiga KRI Lakukan Pencarian KMP Yunicee di Selat Bali
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka
-
Kronologi Penembakan Brutal di The Shady Pig Canggu: Satu Peluru Tembus Dua Korban