Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 30 Juli 2021 | 10:25 WIB
Belasan camat karaoke dengan perpakaian dinas putih. Mereka mengabaikan protokol kesehatan COVID-19.
Foto dan video camat di Kabupaten Tegal foto bersama dan berkaraoke‎ tanpa protokol kesehatan yang sempat beredar di media sosial. [Istimewa]

Domiri menyebut foto bersama yang dilakukan dia dan koleganya itu diniatkan untuk kenang-kenangan dan disimpan secara pribadi.

Sebab ada tiga camat yang pada tahun ini akan pensiun, yakni Camat Pangkah, Jatinegara dan Kedungbanteng.

‎Meski demikian Domiri menampik jika acara kumpul-kumpul tersebut merupakan acara perpisahan camat yang akan purna tugas.

"Foto-foto itu untu kenang-kenangan saja, tidak ada maksud lain, tidak ada acara pelepasan‎," tukas Camat Lebaksiu itu.

Baca Juga: Tasikmalaya Jadi Daerah Vaksinasi Terendah di Jabar, Pemkab: Pasokan Vaksin Minim

Menyusul viralnya foto dan video tersebut, Domiri meminta maaf kepada masyarakat. Dia dan dan 17 camat lainnya juga membuat dan menandatangani surat permohonan maaf.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Bukannya kami mau mengabaikan protokol kesehatan, tapi kami memang jarang bisa bertemu, jadi kita sempatkan untuk bertemu dan foto bersama," ujarnya.

Menurut Domiri, permintaan maaf juga sudah disampaikan kepada Bupati Tegal Umi Azizah secara langsung.

Saat menghadap Umi, seluruh camat mendapat pembinaan dari orang nomor satu di Pemkab Tegal itu.

"Sudah diberi pembinaan bupati, tapi kami tidak tahu nanti, apakah nanti ada pembinaan tertulis dari bupati atau tidak," ujar dia. (F Firdaus)

Baca Juga: Pemerintah Berburu Obat Impor untuk Covid-19, DPR: Jangan Ada Penimbunan

Load More