SuaraBali.id - Di tengah pembatasan super ketat COVID-19 dengan PKPM Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali, belasan warga negara asing asal China masuk Sulawesi Selatan (Sulsel).
Mereka masuk Indonesia saat awal penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang diberlakukan di sejumlah tempat.
Kali ini di Provinsi Gorontalo, tercatat ada enam WNA China tiba pada Jumat (9/7/2021) lalu.
Petugas translater di Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Poduoma Suwawa Timur Boni Rudita mengatakan sebelum mendarat di Gorontalo, enam WNA yang bekerja di proyek pembangunan tenaga listrik tersebut telah menjalani isolasi di Jakarta.
“Kami sudah memberikan data-data mereka dan ditemukan mereka sebelumnya sudah menjalani isolasi juga di Jakarta,” ungkap Boni seperti dilansir Gopos.id-jaringan Suara.com pada Minggu (11/7/2021).
Dia juga memastikan, jika WNA tersebut telah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali dan memiliki keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan PCR test.
“Di Jakarta mereka telah melakukan tes PCR sebelum terbang ke Gorontalo dan dari hasil tersebut mereka dinyatakan bebas covid-19,” ujar Boni.
Selain itu, dia memastikan, jika enam WNA asal China kemudian menjalani isolasi lagi di PLTMH Suwawa Timur.
“Mereka saat ini sudah diarahkan untuk menjalani isolasi di Lokasi PLTMH Poduoma Suwawa Timur sebelum mereka mulai melakukan pekerjaan,” katanya.
Baca Juga: Awas, Modus Penipuan Jual Beli Tabung Oksigen Via Medsos Makan Korban di Malang
Tak hanya itu, dia juga mengatakan WNA asal China rencananya akan menjadi pekerja atau tenaga ahli pembangunan PLTMH Poduoma Suwawa Timur. Sebelumnya, diketahui sudah ada sembilan pekerja asing yang tiba terlebih dahulu di PLTMH Poduoma untuk bekerja.
Merespons hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru menyatakan, seharusnya penerapan PPKM Mikro juga harus ditegakkan terhadap para WNA yang masuk ke Gorontalo.
“Pihak imigrasi harus berperan aktif dalam hal ini. Jika masyarakat Gorontalo saja harus diberlakukan dengan ketat terhadap PPKM, maka WNA harus lebih ketat,” katanya.
Dia menegaskan, saat ini pemprov hingga kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo sedang berfokus menekan angka penyebaran Covid-19.
Sehingga dia mengkhawatirkan, dengan masuknya WNA tersebut bisa meningkatkan angka Covid-19 di Gorontalo.
“Kita ketahui di beberapa negara saat ini, sedang mewabah Covid-19 varian baru. Maka dikhawatirkan mereka bisa membawa, dan menularkannya di daerah kita ini. Apa urgensinya WNA masuk ke Gorontalo? PPKM jangan hanya memberikan batasan kepada rakyat, sementara di sisi lain membebaskan WNA keluar masuk Gorontalo,” tambah Yuriko.
Berita Terkait
-
Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan
-
China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
-
The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan
-
Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi