SuaraBali.id - Bule Rusia positif COVID-19 berkeliatan di Bali saat PPKM darurat Jawa-Bali. Warga negara asing itu asal Rusia berjenis kelamin perempuan bernama Anzhelika.
Dia dikabarkan terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test polymerase chain reaction (PCR).
“Benar [ada WNA Rusia berkeliaran dalam kondisi positif Covid-19]. Informasi dari teman kita Camat Kuta Utara,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Jaya Saputra, dilansir Solopos.com, Kamis (8/7/2021) kemarin.
“Disampaikan [bahwa] kemarin dia dites [swab PCR] katanya dia mau berangkat, setelah dites ternyata dia positif. Akhirnya dia keluyuran. Mungkin karena kesal atau gimana, keluyuran dia dari kemarin,” imbuhnya.
Menurut Ngurah Jaya, tim dari Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), termasuk Imigrasi, sedang mengejar perempuan tersebut ke wilayah Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
“Sekarang tim dari kesehatan, Satpol PP, termasuk Imigrasi sedang menuju ke Canggu, sedang OTW [on the way] ke sana untuk mengkarantina dia,” jelasnya.
Menurutnya, perempuan Rusia tersebut diketahui positif Covid-19 pada Rabu (7/7/2021).
Ia melakukan swab test PCR diduga untuk kepentingan perjalanan pulang ke negaranya di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Udayana (RSPTN Unud).
“Dia kan kemarin mau pulang, swab dulu [dan] hasilnya positif. Mungkin dia tahu enggak bisa terbang, mungkin. Kabur dia, takutnya dia kan menyebar ke yang lain,” kata Ngurah Jaya.
Saat ini, tim turun mencari keberadaan warga Rusia tersebut. Setelah ia ditangkap, nantinya ditanya sudah pergi ke mana saja guna kepentingan tracing contact terhadap yang bersangkutan.
Baca Juga: Bupati Garut Tarik Pasien COVID-19 dari RS Swasta
Selain itu, WNA tersebut bakal diminta menjalani isolasi, baik secara mandiri maupun berbayar.
“Tim lagi bergerak, semoga ketangkap. Kalau ketemu nanti dikarantina. Kita kan ada karantina berbayar, bisa dipilih,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, mengatakan tim sudah menemukan WNA tersebut. Ia ditemukan di wilayah Desa Canggu.
“Sudah ditangani, sudah ketemu. Sekarang sudah dibawa dan sudah menunggu ambulans untuk diangkut. Di Canggu dia nginap. Sudah ditungguin sama pecalang mau diangkut hotel karantina,” jelasnya.
Suryanegara mengaku belum mengetahui alasan WNA tersebut berkeliaran dan tidak menjalani isolasi.
Pihaknya baru mengetahui perihal tersebut saat diminta bantuan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung untuk kepentingan ambulans.
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel