SuaraBali.id - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie beli sabu Rp 1,5 juta per klip atau per paket. Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus.
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie pakai sabu selama pandemi COVID-19. Tepatnya selama 5 bulan. Alasan lain Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie pakai sabu karena tekanan kerja.
"Persatu klip Rp1,5 juta," ungkap Yusri saat menggelar jumpa press, di Polres Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021).
Hal tersebut terungkap setelah keduanya diperiksa di Polres Jakarta Pusat.
"Pandemi dan tekanan kerja," ungkap Yusri Yunus.
Alasan tersebut tidak langsung dipercaya oleh polisi.
Mereka pun kembali dilakukan tes lanjutan demi mengetahui berapa lama Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menggunakan sabu.
"Tapi itu alasan sangat biasa ya," tuturnya.
Dari pemeriksaan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku telah menggunakan narkotika jenis sabu sejak lima bulan lalu.
Baca Juga: Pengakuan Nia Ramadhani Soal Narkoba, sejak Kecil Sudah Pernah Ditawari Saat Syuting
"Mereka mengaku mulai pakai sejak 4,5 bulan lalu. Tapi ini masih terus kami dalami. Akan kami cek semuanya terus," tutur Yusri.
Seperti diketahui artis Nia Ramadhani ditangkap pihak berwajib setelah diketahui menggunakan narkotika jenia sabu. Sebelum ditangkap polisi menangkap supir pribadinya inisial ZN.
Dari penangkapan itu, sang supir mengaku bila barang tersebut milik tuannya (Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie).
Dari informasi tersebut mereka mendatangi rumah kediamam Nia di kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan.
Ibu tiga anak itu langsung ditangkap beserta sang supir sedangkan Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Jakarta Pusat malam harinya.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu 0,78 brotto dan satu alat isap sabu.
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?
-
Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober
-
Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu
-
Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober
-
Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern