SuaraBali.id - Pelaku di jasa industri perhotelan di Pulau Dewata menanggapi program Work From Bali (WFB) yang diinisiasi Pemerintah akan tepat, bila sudah berhasil direalisasikan.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, Marketing Signature Seminyak Hotel, I Gusti Ayu Diah mengungkapkan hal itu. Akan tetapi jika hanya didengungkan menurutnya akan sekadar ide belaka.
"Seperti kita tahu sudah sering sekali mendengar informasi bahwa Bali akan dibuka untuk wisatawan asing (wisatwan mancanegara atau wisman), namun sampai saat ini tidak terealisasi. Hanya diganti title-nya, sekarang "Work From Bali". Jika benar terealisasi sudah pasti yakin akan membantu pendapatan Bali di tengah pandemi ini," ungkapnya di Badung, Minggu (20/6/2021).
Jika dilihat saat ini, menurutnya sangat sulit hanya mengandalkan tamu domestik. Jika dikatakan meningkat di hari libur tertentu itu pun, menurutnya hotel yang buka sudah menurunkan harga mati-matian.
"Jika dilihat dari kesiapan, hotel sudah siap, staff divaksin, hotel dijaga higienisnya disterilisasi sudah," jelas I Gusti Ayu Diah.
Dalam melakukan promosi, pihaknya saat ini hanya mengandalkan media sosial, promosi kamar atau fasilitas yang dimiliki, kadang jemput bola dengan menyebar flyer.
Ia berharap kepada Pemerintah segera membuka pariwisata internasional dan biarkan alam dengan sendirinya menyeleksi. Bali, kata dia, perlu kembali hidup.
Berita Terkait
-
Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN