SuaraBali.id - Puluhan warga mengikuti upacara Atma Wedana secara massal yang digelar Yayasan Tridatu, berakhir Sabtu (19/6) di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar Barat.
Gelaran ini diselenggarakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang disiplin, di tengah pandemi Covid-19.
Pujiastini, salah satu peserta Atma Wedana massal mengatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kewajiban sebagai umat beragama.
Jika digelar secara mandiri, menurutnya, biaya yang diperlukan lebih besar daripada digelar secara massal.
"Saya sangat bersyukur dengan ini, bisa lebih hemat dan bisa menuntaskan kewajiban kepada leluhur," terang dia dilansir laman BeritaBali, Minggu (20/6/2021).
Ketua Panitia, Jero Mangku I Wayan Cika menerangkan, penerapan protokol kesehatan menjadi pedoman dari kegiatan ini.
Kata dia, pada saat pendaftaran dan rapat-rapat, para peserta sepakat jika akan mengikuti protokol kesehatan, agar upacara ini sukses.
Peserta yang terlibat dalam upacara dibatasi, dan wajib mengenakan masker atau pelindung wajah.
Nyoman Kenak, selaku pendiri Yayasan Tridatu mengatakan, teknis pelaksanaan upacara ini telah dipersiapkan secara matang di awal.
Baca Juga: 8 Napi di Lapas Perempuan Tenggak Disinfektan Campur Nutrisari, Satu Tewas
"Kami penyelenggara sejak awal mengimbau bahwa peserta harus ikuti prokes. Karena sukses tidaknya kegiatan ini bergantung peserta. Syukurlah, hingga hari terakhir, kegiatan berjalan lancar," tuturnya.
Berita Terkait
-
Makna di Balik Kelezatan Nasi Bira, Simbol Anugerah Ilmu Pengetahuan
-
Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Kerahkan 132 Personel
-
Tabrak Truk Parkir, Pemotor Asal Jatim Tewas di Bali
-
Anak Cowok di Bali Disodomi Bule Prancis Sampai Murung Sulit Diajak Bicara
-
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Bali Hadiri Prosesi Mejaya-jaya
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta