SuaraBali.id - Kiki Fatmala kini bahagia setelah pindah agama ke Kristen dari Islam. Kiki Fatmala pindah agama pun kini tak mau terlalu berambisi mencari banyak uang.
Kiki Fatmala bahagia dan sudah tidak memikirkan duniawi setelah Kiki Fatmala tinggalkan Islam.
Dulu, Kiki merupakan pribadi pekerja keras dan mandiri. Ia tidak menggantungkan hidupnya pada laki-laki.
“Dan aku jarang tidur, pokoknya motivasi aku kerja di dunia entertainment, beli proporti, jual beli, jual beli. Aku yang enggak mau tergantung dari laki-laki, aku orangnya independen, sendiri semua,” ungkap Kiki.
Kini, Kiki merasa bersyukur dengan apa yang ia miliki, mulai dari materi hingga menikah dengan Christopher.
“Aku bersyukur sekarang tidak kelebihan, tapi aku tidak kekurangan. Tuhan tuh baik sama aku, dicukupkan. Sudah cukuplah walaupun aku enggak kerja, walaupun aku enggak punya suami, aku sudah cukup untuk aku sendiri. Aku bersyukur dikasih suami yang juga tanggung jawab, dia memberi tiap bulan,” pungkas Kiki Fatmala.
Kiki Fatmala mengungkapkan perubahan hidupnya setelah beralih agama dari Islam ke Kristen dalam YouTube Melaney Ricardo beberapa waktu lalu.
Kiki Fatmala berbincang banyak hal dengan Melaney Ricardo, termasuk soal perubahan hidup yang ia terima setelah taat kepada Tuhan Yesus. Kiki kemudian menjawab dengan bijak. Kata Kiki, hidup dirinya kini merasa lebih damai dan tidak terlalu memikirkan duniawi. Ia juga mengaku senang karena sudah memiliki teman hidup yang bisa diajak ngobrol dan peduli terhadap keluarganya.
Kiki Fatmala dulu memilki trauma untuk menikah selama 14 tahun.
Baca Juga: Tersentuh Lantunan Ayat Alquran, Wanita Muda Riau Putuskan Masuk Islam
Akhirnya Kiki Fatmala menemukan dambaan hati yang bisa menghilangkau rasa trauma itu. Dialah Christopher.
“Aku ngerasa lebih damai, aku lebih banyak suka cita, aku enggak terlalu mikirin duniawi, mau ini, mau ini, enggak. Aku senang ada teman hidup yang kalau apa-apa bisa ajak ngobrol, kalau aku sakit ada yang ngurusin, terus dia juga care sama keluarga aku,” kata Kiki Fatmala.
Sebelum akhirnya mantap menikah dengan suaminya, Kiki Fatmala banyak berdoa dengan Tuhan agar ditunjukkan yang terbaik. Hingga akhirnya rasa trauma Kiki selama 14 tahun terhadap pernikahan perlahan hilang.
“Aku banyak doa, aku cuma minta sama Tuhan kalau memang dia yang terbaik, persatukan, tapi kalau dia enggak terbaik, jauhin. Aku banyak doa, aku selalu doa untuk memutuskan satu pernikahan sama Christ, aku dibawa dengan doa,” ucapnya.
Saat ini, wanita 51 tahun tersebut sudah tidak terlalu memaksakan apa yang ia inginkan seperti yang Kiki lakukan saat muda dulu.
“Hidup sekarang jalani aja, aku sekarang udah enggak terlalu ngoyo, enggak kayak zaman dulu, zaman waktu muda, aku selalu berambisi cari uang, karena aku ngerasa umur aku 40. Aku enggak mau kerja terlalu berat, punya ini, punya ini, aku orangnya terlalu pekerja,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel
-
Mencari Lailatul Qadar: Malam Ganjil Versi Muhammadiyah atau Pemerintah?
-
Mencari Keseimbangan dalam Beragama Lewat Buku Islam Desa dan Islam Kota
-
Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol
-
Bukan Cuma Makan dan Minum, Ini 5 Cobaan Terberat selama Ramadan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin