SuaraBali.id - Dalam studi Institute for Essential Services Reform (IESR) 2019, hotel-hotel yang memilih memanfaatkan energi bersih mendapatkan keuntungan dari sisi keberlanjutan bisnis dan reputasi merek (brand reputation).
Demikian juga pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam implementasi kegiatan pariwisata, khususnya perhotelan di Bali dianggap dapat meningkatkan kualitas pariwisata daerah secara keseluruhan.
"Terkait dengan keberlanjutan bisnis, ini bisa berdampak ke pengurangan biaya operasional. Listrik berkurang, penghematan yang ada mampu mengoff set jadi biaya di awal akan murah," ujar Manajer Program Akses Energi Berkelanjutan IESR, Marlistya Citraningrum dalam webinar, Rabu (9/6/2021) yang dikutip BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, dari Liputan6.com
Tidak hanya itu, penggunaan EBT juga akan menghasilkan payback dalam jangka panjang dalam mengurangi biaya energi dan akan meningkatkan pendapatan hotel.
Lalu dari sisi reputasi merek, pemanfaatan energi bersih akan memberikan branding dan nilai tambah yang berbeda di mata konsumen karena perusahaan dinilai mencermati isu lingkungan dan mendukung gerakan peduli lingkungan.
Selain itu, daya saing perusahaan juga semakin meningkat.
"Selain menyediakan tempat yang nyaman, lingkungan hijau, tapi juga bagaimana menerapkan hidup berkelanjutan," jelas Marlistya Citraningrum.
Kemudian, penggunaan EBT juga meningkatkan hubungan dengan konsumen karena menunjukkan insiatif yang berbeda dan ramah lingkungan serta dapat memberikan kenyamanan dalam level yang berbeda.
Adapun menurut perhitungan IESR, Bali memiliki potensi energi surya sebesar 26,4 GW dengan produksi 40,5 TWh per tahun. Bali juga memiliki potensi penyimpanan energi dalam bentuk pumped hydro energi storage (PHES) dengan total kapasitas 34 TWh.
Baca Juga: Wisata Bali: Penglukatan Siwa Melah Angge Desa Suwat Gianyar Pancarkan Aura Positif
Selain itu, potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Bali mencapai 61.379,6 kWh per bulan.
Berita Terkait
-
Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target
-
4 HP dengan Kualitas Kamera Terbaik Setara Flagship 2026, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
-
Bauran EBT 2025 Naik Jadi 15,75 Persen, Kapasitas Tembus 15.630 MW
-
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Peringkat Enam Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa