SuaraBali.id - Rumah tangga Aa Gym berantakan hingga cerai dengan Teh Ninih. Belakangan anak bongkar borok Aa Gym kasar ke Teh Ninih.
Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari soal pernyataan kontroversi Aa Gym yang menyebut bahwa Teh Ninih turun mesin.
Awalnya Denny mengungkapkan akar masalah dari aib Aa Gym yang dibongkar oleh anakanya sendiri. Dengan adanya curhatan dari sang anak di media sosial, seakan menegaskan kehidup Aa Gym tidak semanis yang selama ini tergambarkan di hadapan publik dan kamera.
“Sontak curhatan anak di media sosial menjadi viral, orang menjadi terbuka, siapa sih Aa Gym dalam kehidupan sebenarnya. Ternyata tidak semanis di depan publik dan kamera,” ujar Denny dalam saluran YouTube 2045 TV.
Kemudian dia juga menyoroti tanggapan dari Aa Gym yang justru menyerang balik dengan menyebut anaknya sebagai anak durhaka.
Di samping itu, pernyataan Aa Gym soal istrinya yang turun mesin juga semakin memperjelas siapa dia yang sebenarnya.
“Kemudian reaksi Aa Gym dalam menanggapi curhatan anaknya, si anak disebutnya sebagai anak durhaka. Semakin terbukalah siapa Aa Gym Sebenarnya, apalagi ketika dia menyebut istri pertamanya ‘sudah turun mesin’,” kata Denny.
Padahal, kata Denny, sang istri pertama telah melahirkan tujuh anak dari Aa Gym di rahimnya.
Namun seakan tak dihormati, Teh Ninih malah dianggap bagaikan kendaraan usang yang sulit dibenahi.
Baca Juga: Prahara Rumah Tangga Aa Gym Disebut Buah Karma ke Ahok
“Mengibaratkan sang istri yang sudah melahirkan tujuh anaknya, sebagai mobil yang sudah usang dan afkiran serta sulit diperbaiki lagi karena susah cari spare partnya,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Denny menyinggung sosok Aa Gym saat ini yang seakan sudah beranjak profesi, dari seorang ustaz jadi montir kendaraan.
“Aa Gym mendadak sudah bukan lagi ustaz sebagaimana yang dikenal orang, tetapi lebih mirip montir,” ungkap Denny.
Denny mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan gaya berbuasana orang, lantaran saat ini semakin marak sosok yang berperangai suci namun ada keburukan yang ditutupi di belakangnya.
“Saya hanya ingin mengingatkan supaya jangan pernah lagi tertipu sama casing seseorang. Orang bisa dengan mudah bersorban, kutip ayat-ayat suci, berperilaku baik dihadapan orang, tapi tak ada yang tahu apa yang dia sembunyikan di belakang, siapa tahu itu ikan busuk yang dibukus kado dan pita yang indah, baunya yang menyengatlah yang bakal menyadarkan kita semua,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Dito Ariotedjo Dicopot dari Jabatan Menpora karena Kasus Korupsi Mertua?
-
Denny Siregar Nilai Menkeu Baru Terlalu Percaya Diri: Mudah-mudahan Aja Nggak Hancur
-
Budi Arie Masih Pede Tak Dicopot Beberapa Jam Sebelum Pengumuman, Denny Siregar Ngakak
-
Denny Siregar Sebut OTT Noel 'Receh Kelas Ormas', Sinyal Renggang Aliansi Relawan?
-
Komisaris BUMN Dapat Bonus Rp 40 M Padahal Jarang Kerja, Denny Siregar: Sial, Kenapa Dulu Aku Tolak
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar