SuaraBali.id - Ritual seks bebas di Gunung Kemukus atau ritual seks bebas Gunung Kemukus jadi perbincangan hangat belakangan ini. Terlebih ritual seks bebas itu dilakukan di sekitar makam Raja Majapahit.
Gunung Kemukus ada di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Makam itu didatangi banyak peziarah hingga melakukan hubungan seksual meskipun bukan pasangan sahnya.
Dengan ritual seks bebas itu, pelaku yakin bisa kaya raya.
Setelah melakukan hubungan intim di sana, keduanya pun harus bertemu lagi, lalu melakukan selamatan dan syukuran di tempat yang sama.
Informasinya, di gunung yang banyak didatangi para peziarah itu adalah makam seorang pangeran yang bernama Samudro.
Samudro adalah putra dari Raja Majapahit terakhir.
Beberapa orang juga meyakini bahwa berziarah ke sana sebanyak tujuh kali pada Kamis pahing atau Kamis wage diyakini bakal dikabulkan doanya setelah berhubungan badan terhadap orang yang tak dikenalinya.
Menurut juru kunci makam Pangeran Samudro di gunung tersebut, Tojiman, sebenarnya tidak pernah ada syarat ritual seks seperti itu.
"Peziarah cukup datang dan langsung menuju ke makam. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan berziarah, lalu dipersilakan masuk ke dalam ruangan tempat Pangeran Samudro dan ibu tirinya, Ontrowulan. Setelah itu pulang ke rumah,” kata Tojiman belum lama ini.
Baca Juga: Cara PSK di Bogor Bikin Satpol PP Kesulitan
Mengutip Merdeka.com bahwa makam Pangeran Samudera dianggap bertuah oleh ribuan peziarah yang datang dari berbagai daerah.
Para peziarah ini juga harus siap mengukur menapaki anak tangga menuju makam, sebab kompleksnya tepat berada di puncak bukit setinggi 300 meter di atas permukaan laut.
Makamnya terdiri dari bangunan utama berbentuk rumah joglo dengan campuran dinding beton dan papan.
Selain itu, akibat populernya ritual seks dan banyaknya para peziarah di kawasan gunung, warga pun banyak mendirikan penginapan hingga tempat hiburan malam di lokasi tersebut.
Sebenarnya, Pemda setempat secara resmi menutup aktivitas yang berhubungan dengan ritual seks di sana, hingga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian Sektor, serta Komando Rayon Militer.
Sasarannya, para pemilik hiburan karaoke dan rumah penginapan di sekitar lokasi ziarah Gunung Kemukus.
Berita Terkait
-
Drama Tangis di Gang Royal! 3 PSK Kena Razia, Ngaku Jualan Kopi Padahal Kepergok di Kamar
-
Memilukan, PSK yang Dibunuh di Sidrap Ternyata Diantar Suami Temui Pelaku Pembunuhan
-
Sebelum Ditusuk, PSK di Sidrap Sempat Gigit Tangan Pelaku dan Teriak Minta Tolong
-
Kronologi Klien MiChat di Sidrap Habisi Wanita Karena Ditolak Minta 'Jatah Kedua'
-
CEK FAKTA: Benarkah Penghasilan PSK Bakal Kena Pajak? Heboh di Medsos
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo