SuaraBali.id - Beredar video porno kepala desa Asahan dengan janda. Video syur itu diduga dilakukan kepala desa di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Bintang porno dalam video itu diduga Muhammad Arifin, Kepala Desa Sei Alim Hasak.
Setelah video porno kepala desa dan janda tersebut viral, sejumlah orang sempat menggeruduk kantor Bupati Asahan, pada Senin (31/5/2021).
Mereka meminta Bupati Asahan Surya untuk menindak tegas seorang oknum kades tersebut. Dituduh sebagai bintang porno, Muhammad Arifin pun angkat bicara.
Muhammad Arifin mengaku bahwa apa yang disangkakan kepada dirinya tidak benar.
"Terkait video porno yang dituduhkan, saya Kades Sei Alim Hassak membantah dan menyatakan itu tidak benar atau hoaks. Sepengetahuan saya, tidak ada beredar di masyarakat di Desa Sei Alim Hassak," kata Muhammad Arifin saat ditemui di Kantor Desa Sei Alim Hassak, Rabu kemarin.
Muhammad Arifin mengaku, sampai saat ini tidak warga desanya yang merasa keberatan dan menyampaikan kepadanya terkait apa yang disangkakan kepada dirinya.
Bahkan Muhammad Arifin sendiri penasaran seperti apa video yang di maksud.
"Tuduhan yang diberikan kepada saya secara psikis tentu merugikan saya kemudian keluarga saya. Menimbulkan kegaduhan di keluarga saya. Kalau pun memang ada itu, dan bisa membuktikan ya silahkan," terangnya.
"Saya pengen liat juga kan, mana videonya ini. Videonya seperti apa biar saya bisa menjelaskan kepada keluarga saya. Benar gak itu video ku apa tidak. Kalau dikatakan saya buat sendiri, mana videonya seperti apa," imbuhnya.
Baca Juga: Geger Video Adegan Panas Siswi SMP Tersebar ke Medsos, Pelaku Diduga Pacar Korban
Ditanya soal langkah apa yang akan diambil selanjutnya, Arifin mengaku masih akan berembuk. Dirinya juga belum ada menerima panggilan dari pihak kepolisian.
"Kami masih berdiskusi bersama keluarga untuk tindakan kami selanjutnya. Apakah akan melaporkan balik ke jalur hukum, atau kita berikan klarifikasi ke masyarakat. Belum ada dipanggil kepolisian. Jika dilaporkan sah-sah saja, itukan dumas. Saya akan secara koperatif mengikuti proses hukumnya," katanya.
Muhammad Arifin juga mengaku masih melaksanakan tugasnya sebagai Kepala Desa Sei Alim Hassak. Muhammad Arifin tetap melayani warganya dengan dengan hadir di kantor.
"Sampai saat ini saya masih melaksanakan tugas saya sebagai kepala desa. Nah kemudian saat pendemo datang saya memang tidak berada di tempat. Saya sedang di Polsek Air Batu mengurus keperluan warga saya," paparnya.
Muhammad Arifin mengaku tidak tahu akan ada demo di kantornya, karena tidak ada pemberitahuan kepada dirinya.
"Saya juga tidak mengetahui bahwa akan ada aksi demo. Gak ada pemberitahuan kepada saya,"imbuhnya.
Berita Terkait
-
Inara Rusli Klaim Janda Tak Wajib Wali Nikah, Ini Kata Ustaz Derry Sulaiman
-
Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
-
Fenomena Brondong Dekati Janda: Apa Tips Sukses Asmara Beda Usia?
-
Diperiksa 14 Jam Dicecar 47 Pertanyaan: Kenapa Polisi Tak Tahan Lisa Mariana di Kasus Video Syur?
-
Usai Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Video Syur, Lisa Mariana Dipastikan Tidak Ditahan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat