SuaraBali.id - Aksi nekat dilakukan seorang perempuan bernama Ni Putu Yesy Parianatih. Wanita berumur 40 tahun itu nekat mencuri alat kecantikan di tempat kerjanya sendiri.
Dilansir dari Beritabali.com, Yesy diketahui adalah seorang karyawati yang bekerja di counter Boujois Discovery Mall yang berlokasi di Jalan Kartika Plaza.
Akibat ulahnya itu, kini ia telah dijebloskan ke penjara Polsek Kuta.
Akibat dari perbuatannya, counter milik PT. Aura Cantik Retalindo mengalami kerugian Rp 25.536.000. Menurut Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Gatra, tersangka Yesi melakukan pencurian sebanyak empat kali.
Aksi pencurian itu berhasil diungkap pemilik counter Boujois, Andrian Kesuma (41), pada Jumat 9 April 2021 sekitar pukul 10.00 WITA. Hasil pengecekan ditemukan banyak barang yang hilang.
Barang yang hilang itu seperti, 101 pcs Lipstic Velvet, 5 pcs Lipstic Stick, 5 Lipstick EDT, 1 pcs Eye Brow Pomp, 2 pcs Eye Liner Liquid, 2 pcs Blush on Duo, 1 pcs Strobber Pot, 1 pcs Concealer Radiance, 1 pcs Concealer Relaunce, 1 pcs FDT Airmat, 1 pcs Comp Powder H/M.
Hilangnya alat komestik puluhan juta itu dilaporkan ke kantor pusat PT.Aura Cantik Retalindo.
Kapolsek Gatra mengatakan, hilangnya sejumlah alat kosmetik sudah barang tentu yang dicurigai adalah karyawan jaga yakni Ni Putu Yesy Parianatih. Ia dicurigai sebagai pelakunya.
"Karena sudah sangat merugikan, pihak perusahaan mengutus stafnya dari Jakarta untuk melakukan pengecekan ke Bali. Kemudian karyawan Yesi pun dipanggil dan diinterogasi dan akhirnya dia mengakui perbuatannya. "Pelaku Yesi mengakui perbuatannya mencuri barang di sana," ujar Kompol Gatra.
Baca Juga: Gegara Saling Tatap di RM Nelongso, Drivel Ojol Apes Dikeroyok Gerombolan Remaja
Kasus ini akhirnya masuk ranah hukum dan Yesi dilaporkan ke Polsek Kuta. Yesi ditangkap saat berada di seputaran Jalan Raya Tuban Kuta, Selasa 1 Juni 2021.
Kepada polisi, Yesi mengaku telah mencuri di counter Boujois sejak Januari hingga Februari 2021. Ia mencuri seorang diri saat sedang libur.
"Ia mengaku barang curian sudah dijual untuk bayar utang. Kami hanya amankan sisa Rp 2 juta rupiah," beber mantan Kabag Ops Polresta Denpasar itu.
Berita Terkait
-
Gegara Saling Tatap di RM Nelongso, Drivel Ojol Apes Dikeroyok Gerombolan Remaja
-
Maling Tepergok, Lempar Bondet Saat Dikejar Massa di Probolinggo
-
Terhimpit Utang, Buruh di Tangerang Bobol Kotak Amal Masjid, Ditahan 1x24 Jam
-
Maling Motor Ini Ditangkap Saat di Rumah Pacarnya
-
Penjaga Warung Kopi di Bekasi Dibacok, HP Dibawa Kabur
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN