SuaraBali.id - Warga Bali, Nengah Putu tewas membusuk saat cari rumput. Saat ditemukan, jasadnya dikerubuti lalat hijau.
Nengah Putu merupakan warga Banjar Dinas Bau kawan, Desa Nawakerthi, Abang, Karangasem. Dia ditemukan meninggal dunia dengan kondisi dikerumuni lalat hijau, Senin (31/05/2021).
Kapolsek Abang, AKP. I Kadek Suadnyana saat dikonfirmasi menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WITA di kawasan Tukad (sungai tanpa air) di wilayah Banjar Dinas Bau kawan, Desa Nawakerthi.
Sebelum ditemukan meninggal, berdasarkan keterangan pihak keluarga, disebutkan bahwa pagi ini sekitar pukul 06.30 WITA, orang tua korban sempat melihat korban meninggalkan rumah untuk mencari pakan sapi dengan berjalan kaki dan membawa peralatan seperti sabit, tali nilon warna biru.
Namun karena sampai siang korban tidak kunjung pulang ke rumah, sekitar pukul 11.00 WITA orang tuanya kemudian memberitahu dan meminta pertolongan kepada keluarga yang lain untuk mencari korban.
Dua orang kemudian pergi untuk melakukan pencarian korban menuju tempat dimana biasanya korban mencari rumput.
Sampai akhirnya sekitar pukul 14.00 WITA, salah seorang menemukan korban tergeletak di dasar tukad (sungai tanpa air) di kerubungi lalat hijau.
Di dekat penemuan korban juga ditemukan peralatan nyabit seperti sabit, tali nilon warna biru serta tumpukan rumput yang sudah di potong.
"Dari keterangan pihak keluarga, korban dikatakan sedang menderita gangguan pada otak karena pernah terjatuh dari atas pohon beberapa waktu lalu, dari pemeriksaan medis tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan, diperkirakan penyebab kematian korban karena pembuluh darah pada kepala korban pecah," ujar Suadnyana.
Baca Juga: Liga 1 Bergulir, Gelandang Bali United: Yang Penting Prokes Berjalan
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri