Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 31 Mei 2021 | 09:35 WIB
Sampah medis atau limbah medis dibuang orang tak dikenal di Jalan Lingkungan Sema Gianyar, Bali. Kejadian itu, Sabtu (29/5/2021) pagi kemarin. (BeritaBali)

Upeksa pun menyayangkan jika hal tersebut dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan.

"Mudah-mudahan segera ditemukan pelakunya, supaya hal serupa tidak terulang. Sebab selain membahayakan masyarakat, juga tidak baik untuk lingkungan," jelasnya.

Limbah medis dibuang orang tak dikenal di Jalan Lingkungan Sema Gianyar, Bali. Kejadian itu, Sabtu (29/5/2021) pagi kemarin.

Warga yang melihat jenis sampah tersebut menjadi khawatir. Sebab, saat ini sedang dalam suasana pandemi Covid-19.

Baca Juga: Stadion Manahan Opsi Venue Piala AFC 2021, Gibran: Kita Siap!

Sampah tersebut ditemukan berserakan di lahan milik warga setempat.

Limbah medis itu berserakan. Setelah dilaporkan ke pihak berwajib, limbah medis tersebut diangkut ke tempat limbah medis RSUD Sanjiwani Gianyar.

Informasi dihimpun, limbah medis tersebut telah diamankan oleh Satreskrim Polres Gianyar ke RSUD Sanjiwani, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sampah tersebut terdiri dari infus, obat-obatan dan sebagainya.

Dalam keyakinan masyarakat di Bali, sampah medis merupakan sampah 'cemer' atau kotor, baik secara sekala dan niskala. Sampah tersebut dinilai dapat merusak kesucian suatu wilayah.

Baca Juga: Asal Usul Nasi Bali, Masakan Mendunia dan Resep Paling Enak

Dikarenakan adanya sampah tersebut, wargapun ramai mendatangi lokasi dan menyayangkan hal tersebut terjadi diwilayahnya.

Load More