SuaraBali.id - Asal usul Nasi Bali. Nasi Bali jadi salah satu masakan nusantara paling dikenal. Resep Nasi Bali pun sudah banyak bisa ditemui di berbagai sumber.
Nasi Bali memiliki beragam variasi salah satunya yang paling dikenal dengan sebutan nasi Jinggo, tak ada catatan sejarah terkait asal mula nasi Jinggo, dan hanya diwariskan dari mulut ke mulut.
Dalam bahasa Hokkien, Jeng go berarti seribu lima ratus. Jika direlasikan sebelum krisis moneter tahun 1997, nasi Jinggo dijual per porsi seharga Rp1.500 jadi dari situlah makanan ini dinamakan nasi Jenggo atau Jinggo.
Nasi Jinggo terdiri dari beragam sayur dan lauk, biasanya ada sate lilit, ayam suwir, sambel sero, kering tempe, serundeng, dan mi goreng.
Nasi Jinggo saat ini juga sudah memiliki beragam variasi rasa dengan cita rasa nusantara.
Kamu juga bisa lho bikin nasi Jinggo enak ala rumah versi kamu, simak resep berikut :
- Waktu untuk memasak : 75 menit
- Untuk : 4-6 porsi
Bahan
- 800 g nasi putih hangat
Ayam Pelalah
- 250 g fillet dada ayam
- 2 sdm minyak goreng
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai bagian putih, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
Bumbu halus
Baca Juga: Mengapa Mayoritas Orang Bali Beragama Hindu? Beda Hindu Bali dengan India
- 5 buah cabai merah
- 6 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 butir kemiri sangrai
- 1 cm kencur
- 1 cm kunyit bakar
Sambel Sero
- 5 buah cabai merah, potong-potong
- 10 buah cabai merah rawit merah, potong-potong
- 4 sdm minyak goreng
- 1 sdt terasi matang
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
Pelengkap
- Serundeng
- Mi goreng
- Telur rebus
Cara masak
- Ayam pelalah: Rebus dada ayam hingga matang dan air perebusnya habis, angkat. Setelah dingin, suwir-suwir dagingnya, sisihkan.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan, masukkan bumbu halus, salam, serai, dan lengkuas. Bubuhkan garam dan gula, aduk hingga berbau harum. Masukkan ayam suwir, aduk rata, masak hingga seluruhnya matang dan cairan mengering, sisihkan.
- Sambal Sero: Goreng potongan cabai dengan 1 sdm minyak goreng hingga layu, angkat, tiriskan. Tambahkan terasi, garam, dan gula lalu gerus hingga halus. Panaskan sisa minyak dalam wajan, masukkan cabai halus, tumis hingga seluruh bahan matang, angkat.
- Penyajian: Siapkan sepiring nasi putih hangat, tambahkan ayam pelalah, mi goreng, serundeng, dan telur rebus. Tambahkan sambal sero di atas belahan telur, sajikan selagi hangat.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG