SuaraBali.id - Belakangan, konflik antara Israel dan Palestina kian memanas. Di tengah keadaan yang kian memburuk ini, sosok mendiang Ustadz Tengku Zulkarnain ternyata pernah menyinggung bahwa Indonesia pernah berhubungan dekat dengan Israel.
Hal itu terjadi saat Indonesia dipimpin Almarhum Gus Dur. Menurut Tengku Zul, meski kontroversial, kebijakan ini kelewat cerdas.
Dalam video yang sempat viral itu, Ustadz Tengku Zulkarnain pernah ditanyai perihal hubungan Gus Dur dan Israel.
Menjawab pertanyaan itu, menurutnya, Gus Dur saat itu mengambil keputusan yang sangat cerdas. Gus Dur meladeni keinginan Israel untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Baca Juga: 5 Hari 'Perang' Israel vs Palestina, Puluhan Bocah Tewas
“Saya tahu Gus Dur itu mendapatkan dana dari Yayasan Shimon Peres untuk buat hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur ketua Yayasan Shimon Peres. Tapi saya tak melihat Gus Dur pro zionis,” jelas Ustaz Tengku Zul dikutip dari video yang diunggah kembali akun Instagram @brigade.nu.
Saat itu Gus Dur menuruti kemauan Israel yang sudah sejak lama ingin berhubungan dengan Indonesia. Gus Dur lantas mengaku siap dengan hal itu.
“Dia itu menolaknya halus. Israel minta (cepat) bisa dibuat (diplomatik) Gus Dur jawabnya bisa lah. Prosesnya udah tapi ya tetap nggak bisa. Susah sulit perlu waktu lama. Ya udah kita mulai (kata Israel), ya monggo saja,” kata Ustaz Tengku, melansir Hops.is (jaringan Suara.com).
Dengan sengaja, Gus Dur lantas berpidato resmi ke publik bahwa Indonesia bakal menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Pidato itu lantas mendapatkan reaksi kemarahan dari publik Indonesia. Respon ini lantas diterima Israel hingga mau tak mau mereka membatalkan rencana mereka.
Baca Juga: Jual Beli Serangan Israel-Palestina Terus Berlanjut di Hari Raya Idul Fitri
“Se-Indonesia protes dan marah. Nggak bisa semudah itu, sampai wafatnya Gus Dur, Indonesia belum bisa hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur akhirnya bilang ke Israel tuh mereka belum mau. Akhirnya Israel diam tak pernah ngotot hubungan diplomatik lagi. Nggak cerdas Gus Dur itu. Itu cerdasnya Gus Dur,” katanya.
Berita Terkait
-
Israel Invasi Suriah! 9 Tewas, Dunia Diminta Bertindak
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Doa dan Air Mata di Lebanon Selatan: Idul Fitri di Tengah Gempuran Israel
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
-
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak