SuaraBali.id - Terjadi dugaan diskriminasi terhadap wisatawan lokal di pelayanan sektor pariwisata di Bali.
Video yang memperlihatkan hal ini lantas viral usai diunggah di media sosial Tiktok. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun @flowerbeebee. Sejumlah netizen membenarkan hal ini.
Saat ditemui awak media Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa menyebut hal itu bertentangan dengan upaya Dinas Pariwisata dalam memulihkan kepercayaan publik terhadap pariwisata Bali.
Menurutnya, diskriminasi pelayanan di sektor pariwisata sangat merugikan, terlebih saat ini wisata masih terdampak pandemi Covid-19.
"Sebagai destinasi yang sebagian besar ditopang dari pariwisata profesional dalam melayani wisatawan, harus ramah, sopan santun dan memiliki etika terjadap wisatawan darimana saja," ungkapnya, melansir Berita Bali (jaringan Suara.com) Sabtu (15/5/2021).
Meski demikian, hingga kini Dinas Pariwisata masih belum bertindak dan hanya baru merencanakan koordinasi terkait kebenaran video itu.
Sejumlah warganet memenuhi kolom komentar negatif. Mereka ramai-ramai menyayangkan peristiwa ini.
Berita Terkait
-
Pelatih Bali United Yakin Komitmen Pemain Berlatih Mandiri
-
Warga Bali Isi Momen Libur Lebaran dengan Wisata ke Pantai Sanur
-
Ditabrak Mobil, Dua Orang di Dalam Warung di Singaraja Masuk Rumah Sakit
-
Somasi Tak Direspons, MKKBN Polisikan MDA-PHDI Bali
-
Lapas Kerobokan Bali Over Kapasitas Hingga 500 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?