SuaraBali.id - Sebanyak 200 persen narapidana di Lapas Kerobokan Bali akan dipindahkan ke lapas atau rutan yang masih memiliki tempat hunian kosong. Mereka akan dipindahkan untuk mengurangi kelebihan kapasitas di lapas tersebut.
Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, 200 narapidana di lapas itu akan segera dipindah sesegera mungkin.
"Apabila ada di atas 300 persen (jumlah napi di lapas) itu kami pindahkan ke tempat lain. Secara umum di Bali 200 persen dibandingkan tempat lain. Kalau di sini (Lapas Kerobokan) 500 persen sehingga yang 200 persen kita geser ke tempat lain, sesegera mungkin di seluruh Bali," katanya dilansir dari Antara, Kamis (13/5/2021).
Dia menyatakan, pihaknya belum berencana untuk membangun lapas baru. Dia mengklaim bahwa kelebihan kapasitas di Lapas tersebut masih dapat dikendalikan.
"Karena kalau yang over kapasitas seperti di Lapas Kerobokan ini masih bisa kami sebar. jadi tidak mengadakan lapas baru," katanya.
Dia mengatakan, terdapat tiga lapas yang over kapasitas di Bali. Di antaranya LP Kelas IIA Kerobokan, Badung, LP Narkotika Kelas IIA Bangli, LP Kelas IIB Tabanan dan LP Kelas IIB Singaraja.
"Yang sedikit itu Lapas khusus anak di Kabupaten Karangasem tapi karena khusus anak nanti kami susun dan petakan lebih lanjut, memungkinkan atau tidak buka blok di sana," katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan Fikri Jaya Soebing menambahkan khusus untuk LP Kelas IIA Kerobokan sudah kelebihan kapasitas hampir 500 persen.
Ia mengatakan rata-rata kapasitas wisma dari 40-50 orang. Namun, saat ini mencapai 150 sampai 200 orang yang ada di setiap wisma tersebut.
Baca Juga: Terima Remisi Lebaran, Narapidana Terorisme Umar Patek: Alhamdulillah
"Selama ini tidak ada gesekan, untuk itu kami selalu melakukan pendekatan, dan pendampingan. Jadi setiap ada permasalahan dengan cepat kami bisa antisipasi dan selesaikan dengan baik," ujarnya.(Antara)
Berita Terkait
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka