SuaraBali.id - Jozeph Paul Zhang hina pendeta dan agama Kristen lewat kata-kata menghina. Jozeph Paul Zhang sebut pendeta mental budak hingga tolol dan bodoh. Sebelumnya, Jozeph Paul Zhang hina Islam.
Hal itu diceritakan dalam live streaming via Zoom Meeting dan YouTube. Durasi live Jozeph cukup lama, yaitu sekitar 4 jam 10 menit. Adapun live-nya yang disiarkan di sebuah kanal YouTube itu bertajuk 'Bipang Ambawang vs Khilafah'.
Awalnya, Jozeph Paul Zhang menyinggung perihal Bipang Ambawang yang belakangan viral di Tanah Air seusai disebut oleh Presiden Jokowi.
Dalam live tersebut juga Jozeph Paul Zhang mengeluhkan banyak komunitas Kristen mulai menyerangnya hingga menyudutkan dengan kata-kata kasar.
Hal itu ia ungkapkan saat menanggapi pertanyaan salah satu audiens bernama Nugroho.
Sosok tersebut mempertanyakan Departemen Agama di Indonesia yang mengapa hanya mengurusi agama Islam dan tidak adanya perguruan tinggi negeri selain Islam.
Menurutnya, hal itu merupakan sebuah bukti adanya ketidakadilan di Indonesia sehingga Jozeph Paul Zhang pun akhirnya turut menanggapi.
Jozeph Paul Zhang mengaku merasa 'dikeroyok' oleh sesama minoritas tepat pada menit ke-29 dalam tayangan live tersebut.
"Kan goblok, bodoh itu namanya. Harusnya mumpung ada yang bilang (menyuarakan), disorakin sekalian dipanas-panasin," ujarnya.
Baca Juga: Buka Bersama Bergaya Raja Salman | Pas Datang Malah Mirip Kain Kafan
"Harusnya orang kayak saya digosok sekalian biar tambah keras, ini malah ditakut-takutin. Iya kan salah, terus yang ngomongnya pendeta lagi," lanjutnya.
"Nah, inilah pendeta, mentalnya budak kayak gitu. Udah gitu berebut minta maaf tambah goblok lagi. Berarti pendeta-pendeta ini tolol, bodoh semua."
Bahkan, dengan kejadian seperti itu, Jozeph mengaku teringat dengan para pendeta Israel di Mesir yang menurutnya juga bermental budak.
"Nggak yang Gilbert, yang PGI, saya kan ada upload ini kan, GKI Yasmin dengan Komnas HAM, PGI nya kan kutu kupret bilang dikit-dikit takut, ini mental budak, itu sudah kelihatan banget ada sesuatu yang enggak bener sama PGI mental budak. Orang pendeta tapi mental budak," tegasnya di menit 30 detik ke-11.
Berita Terkait
-
Drama Excitatio Tayang 2027, Lee Jun Hyuk Jadi Pendeta Pengusir Setan
-
Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara