SuaraBali.id - Menurut cerita turun temurun, Bendesa Adat Desa Semana, I Wayan Suwen, dikisahkan zaman kerajaan Mengwi Badung di mana sang Raja jatuh cinta pada siluman berwujud perempuan cantik di Desa Semana.
Siluman dari makhluk gaib tersebut ikut berbaur dengan masyarakat untuk berbelanja ke Pasar Mengwi. Konon, diceritakan Raja Mengwi secara tidak sengaja melihat siluman yang berparas cantik itu.
Singkat cerita Raja Mengwi akhirnya langsung jatuh hati dan berniat mempersuntingnya.
Kemudian, dibuatlah upacara mejauman yang dikawal oleh patih dari Raja Mengwi saat itu bernama I Gusti Ngurah Mambal yang terkenal sakti.
Selanjutnya, dengan menungangi kuda akhirnya Raja dan patih beserta pengiring menuju rumah dari siluman cantik penghuni alam gaib tersebut.
"Iring-iringan raja tersebut sampai di salah satu tempat saat ini bernama Pura Demung, dengan dikelilingi telaga disebut juga oleh masyarakat batu tikeh. Pura tersebut konon katanya jika dilihat dari alam gaib di lingkari kolam," katanya dilansir laman BeritaBali, Selasa (11/5/2021).
Singkat cerita, saat sampai di tempat tersebut, patih bertanya kepada perempuan cantik siluman dari alam gaib tersebut apakah sudah bisa digelar banten menjaumnya ditempat yang ditunjuk dari wanita siluman tersebut.
Setelah banten digelar dan disiapkan, akhirnya wanita siluman tersebut memanggil Ibu dari siluman dari alam gaib tersebut. Alangkah terkejutnya dari kolam tempat wanita siluman tersebut memanggil Ibunya muncullah perwujudan siluman lintah besar seukuran kentungan.
Selanjutnya siluman cantik tersebut melompat ke kolam dimana munculnya siluman lintah tersebut dan dililit lanjut menghilang ikut ke dalam kolam tersebut.
"Akhirnya rakyat yang mengiringi raja saat itu berhamburan lari tanpa mengambil banten upakara dan ditinggal begitu saja di tempat tinggal siluman wanita cantik tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Soal Format Kompetisi Liga 1, CEO Bali United Taati Apapun Keputusannya
Akhirnya, karena patih I Gusti Ngurah Mambal memang sakti, maka dikutuklah semua banten upakara untuk mejauman tersebut menjadi batu agar tidak dapat digunakan lagi.
Termasuk juga jaran atau Kuda ikut menjadi batu selain itu tumpeng dan guling juga akhirnya ikut menjadi batu.
"Memang sampai saat ini masih diyakini kuda yang telah menjadi batu di hari-hari tertentu kadang-kadang menunjukan penampakannya," cetusnya.
Selain itu juga, Gong dalam prosesi upakara menjauman tersebut akhirnya ikut menjadi batu. Dan diyakini masyarakat saat piodalan di Pura Demung tersebut secara niskala sering terdengar ada tabuh gong.
"Anehnya tanguran dari gong tersebut malah didengar oleh masyarakat di desa sebelah, sedangkan masyarakat di Desa kami tidak mendengarnya sama sekali," ujarnya.
Adapun piodalan di Pura Demung digelar saat rainan Tumpek Andang yang mana di Pura tersebut hanya ada gedong alit dan pelingih pengabih saja yang diempon oleh 116 KK dua Banjar.
Berita Terkait
-
Penyekatan Mudik Jebol, Epidemiolog Usul PSBB Jawa-Bali Usai Lebaran
-
16.537 Kendaraan Diusir di Penyekatan Mudik se-Indonesia
-
Geger Soal Kelas Orgasme di Bali, MUI: Seksualitas Tak Perlu Diajarkan!
-
Bule Kanada Buka Kelas Yoga Orgasme Akhirnya Diusir dari Bali
-
Alasan Bule Kanada Buka Kelas Yoga Orgasme di Bali: Tak Ada Seksualitas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain