SuaraBali.id - Gara-gara Ustadz Somad haramkan Muslim ke gereja, pegiat media sosial Husin Alwi Shihab atau Husin Shihab semprot Ustadz Somad atau Ustadz Abdul Somad.
Melalui akun Twitter miliknya, Husin Shihab menilai bahwa tipikal penceramah seperti Ustadz Somad membuat bangsa Indonesia semakin terbelakang.
Husin Shihab mengatakan bahwa pernyataan Ustadz Somad akan menguras pikiran karena dinilai sentimen.
"Model begini yg bikin negeri ini gak bakal maju-maju. Tenaga dan pikiran kita akan banyak dikuras untuk ngurusin sentimen beragama," ujar Husin Shihab, dikutip oleh terkini.id, Rabu kemarin.
Menurut Husin Shihab, jika fenomena penceramah seperti Ustadz Somad tetap dibiarkan, maka akan berdampak pada kemajuan Indonesia.
"Ini akan terus terjadi dari generasi ke generasi jika ustad model begini terus dibiarkan ceramah tanpa memikirkan perasaan penganut agama lain," lanjutnya.
Dalam cuitannya tersebut, Husin mengunggah pemberitaan mengenai UAS yang menyebutkan bahwa haram hukumnya seorang muslim masuk tempat ibadah agama lain.
Sebelumnya, Ustadz Abdul Somad atau Ustadz Somad menyatakan muslim haram masuk rumah ibadah agama lain. Dengan alasan Nabi Muhammad melakukan hal tersebut.
Ustadz Somad mengatakan Nabi Muhammad tidak mau masuk tempat ibadah agama lain. Terlebih rumah ibadah uang terdapat patung yang disembah.
Baca Juga: Husin Alwi ke UAS: Model Begini Bikin Negeri Ini Gak Bakal Maju-maju
"Haram hukumnya masuk ke rumah Ibadah orang lain. Haram! Karena Nabi tak mau masuk ke dalam tempat Ibadah, jika di dalam itu ada patung berhala," ujar Ustadz Somad seperti dilansir terkini.id, Rabu kemarin.
Ustadz Somad kemudian menjelaskan bahwa dalam Mazhab Syafi'i, memasuki tempat ibadah agama lain hukumnya haram karena terdapat berhala di dalamnya.
"Maka dalam Islam, mazhab Syafi'i mengharamkan masuk ke dalam rumah Ibadah yang di dalamnya ada berhala," jelas Ustadz Somad.
Pernyataan Ustadz Somad ini terekam pada video yang diunggah YouTube pribadi ketika dimintai tanggapan tentang film The Santri ketika ada adegan santri membawa tumpeng masuk ke Gereja.
Ustadz Somad kemudian mengingatkan agar tak melupakan persoalan akidah karena dalih toleransi semata.
"Ini sekarang banyak yang kebablasan, mana toleransi, mana telur asin. Jangan karena toleransi mengorbankan akidah," terang Ustadz Somad.
Berita Terkait
-
Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu
-
Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik
-
Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang Berakhir Damai
-
Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang