SuaraBali.id - Sehari jelang larangan mudik, kondisi terminal bus di Mengwi, Badung, banyak dipenuhi calon penumpang. Hanya saja, para pemudik ini tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19.
Dilansir dari Beritabali.com, hasil pantauan, Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 13.00 WITA, terminal Mengwi Badung tampak sudah dipadati sejumlah pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya.
Rata-rata mereka akan pulang ke Jember, Situbondo, Malang hingga ke Bandung. Tidak hanya mudik seorang diri, para pemudik ini juga membawa keluarga.
Situasi "curi start" sebelum larangan mudik tanggal 6 Mei 2021 rupanya sudah diantisipasi jajaran Satuan Lalulintas Polres Badung.
Petugas Polantas kemudian melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap bus-bus yang akan berangkat melalui Terminal Tipe A Mengwi Badung menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.
Perlu diketahui, pemeriksaan dan penyekatan para penumpang ini sesuai dengan Permen Perhub dan Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19.
Sementara itu, pemeriksaan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Badung AKP Aan Saputra bersama belasan Polantas Polres Badung.
Setelah mendapat izin dari pihak Terminal, petugas Polantas berkoordinasi dengan kondektur dan kernet untuk bisa meminimalisir para penumpang yang akan berangkat mudik keluar Bali.
Selain itu petugas Polantas juga naik ke dalam bus dan memeriksa penumpang yang akan berangkat satu per satu.
"Pemeriksaan ini bertujuan guna pemeriksaan dan penyekatan para penumpang di Terminal Mengwi yang akan mudik atau pulang kampung," ujar AKP Aan.
Kepada penumpang yang sudah berada di dalam Bus, petugas meminta untuk menunjukkan surat kesehatan berupa Antigen dan PCR.
Baca Juga: H-2 Larangan Mudik, Stasiun Kiaracondong Bandung Mulai Dipadati Pemudik
Namun ternyata para penumpang tidak ada yang melengkapi surat surat kesehatan tersebut.
"Masih ada penumpang tidak membawa surat rapid tes atau PCR. Kami lalu menyarankan kepada penumpang agar bisa berkoordinasi di Puskesmas Mengwi untuk dapat cek Rapid Tes. Sehingga dapat mudik pulang kampung. Jika tidak, bus tidak akan kami berangkatkan dan bus akan kami kenai tilang," ujar perwira asal Makassar Sulawesi Selatan itu.
Beberapa saat kemudian setelah berkoordinasi pihak pengurus bus, ada sebagian penumpang yang membawa surat sehat atau hasil rapid tes. Selanjutnya bagi yang belum, disarankan untuk berkoordinasi dengan petugas untuk mendapatkan hasil rapid tes di Gilimanuk.
Berita Terkait
-
H-2 Larangan Mudik, Stasiun Kiaracondong Bandung Mulai Dipadati Pemudik
-
Jelang Larangan Mudik Besok, Kendaraan Pemudik Mulai Serbu Pelabuhan Merak
-
Jangan Coba-Coba Mudik ke Cianjur, Kalau Nekat Bisa Dipidanakan
-
Dikarantina Saat Mudik Lebaran, Ini Fasilitas Solo Technopark
-
Perbanyak Personel Jelang 6 Mei, Polisi Putar Balik Warga Nekat Mudik
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani
-
9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya
-
Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren
-
Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu
-
Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial