Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Selasa, 04 Mei 2021 | 20:10 WIB
Biswaroop Roy Chowdhury (Youtube Anand Link)

Setelah menemukan metode pengobatan Chowdhury di internet, Bihani membayar ratusan dolar untuk membawa ibunya ke acara yang digelar oleh Chowdhury selama tiga hari guna mempelajari penyembuhan diabetesnya.

Acara tersebut diadakan di tempat pengobatan holistik di pinggiran Delhi.

Sebuah video pada malam pertama menunjukkan Chowdhury mendesak para hadirin untuk berhenti minum obat-obatan mereka.

"Saya punya satu kotak, itu disebut kotak obat oranye ... Semua obat, akan kita taruh di sini dan kita kunci. Jadi saya harap Anda tidak akan membutuhkan obat-obatan itu lagi," dia kata.

Baca Juga: Mutasi India dan Afsel Masuk Indonesia, Satgas Covid-19: Jangan Panik

Chowdhury mengatakan kepada hadirin bahwa pasien dengan kondisi kesehatan yang sangat buruk, seperti Shanti Bihani, akan dipantau dan diberi beberapa obat jika diperlukan.

Namun makanan dari metode dietnya akan berfungsi sebagai obat utama mereka di masa mendatang.

Ibu Bihani telah meminum berbagai macam obat, tetapi obat itu kini berada di dalam kotak berwarna oranye.

Keesokan harinya dia mengeluh merasa mengantuk dan kemudian pingsan.

Akhirnya dia dibawa ke rumah sakit di mana dia meninggal setelah menderita serangan jantung.

Baca Juga: Dalam 5 Hari, 8.080 Warga Yogyakarta Telah Divaksin di Sentra Vaksinasi Ini

Dalam pengaduan pidana, Bihani menuduh Chowdhury mengaku sebagai praktisi medis, menawarkan perawatan palsu dan gagal memberikan perawatan darurat dalam kursus.

Load More