SuaraBali.id - Pengamat terorisme dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto yakin dosa Munarman bukan hanya soal tuduhan baiat ISIS. Namun ada lebih dari itu jumlahnya.
Hanya saja kasus baiat ISIS dipakai sebagai pintu masuk pengungkapan sepak terjang Munarman di dunia terorisme.
Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror pada Selasa (27/4/2021) lalu diduga terlibat dalam kegiatan baiat teroris di tiga kota. Baiat di tiga kota itu diduga dihadiri oleh Munarman.
Tiga kota tempat pembaiatan itu yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Makassar, dan Medan.
“Pembaiatan ini hanya pintu masuk lain, konteks lain yang saya sampaikan tadi terkait upaya-upaya kekerasan yang dilakukan beberapa tahun lalu,” kata Bambang Rukminto dilansir Hops.ID (jaringan Suara.com)
Bambang tak bisa merinci apa-apa saja dosa Munarman yang lain tersebut. Namun salah satunya adalah terkait apel kebangsaan yang dilakukan FPI di Monas pada tahun 2009 silam.
Bambang yakin, polisi juga bakal memerkarakan seluruh dosa Munarman, dan kesalahan pengacara Habib Rizieq Shihab itu akan dibabat polisi dalam penangkapan ini.
“Beberapa aksi lain yang terkait, ini kemudian rekam jejaknya ada. Kemudian sekarang disangkakan terkait pasal terorisme, terkait baiat ISIS ini hanya pintu masuk bagaimana menangkap Munarman ini,” ujar Bambang.
Baca Juga: Kabar Baru Sosok Istri Kedua Munarman, Lily Sofia di Facebook Diduga Single
Berita Terkait
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Eks Jubir FPI Buka Suara soal Drama Ijazah Jokowi, Munarman Kuliti Kesalahan Polisi, Apa Itu?
-
Di Depan Kepala BNPT, Habiburokhman Minta Eks Jubir FPI Munarman Diangkat Jadi Duta Deradikalisasi
-
Kilas Balik Kasus Terorisme Munarman, Eks Jubir FPI yang Bebas Murni Hari Ini
-
Profil Munarman eks FPI, Kronologi dan Pasal yang Membuatnya Masuk Penjara
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel