SuaraBali.id - Seorang petani di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dudga karena takut mengikuti sensus penduduk.
Petani bernama Sutari alias I Wayan J ( 69) itu diketahui tidak memiliki surat keterangan identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga sejak pindah dari Lampung pada dua tahun lalu.
Pihak kepolsian memaparkan bahwa jenazah I Wayan ditemukan tergantung di kebun warga sekitar pukul 14.30 WITA. Polsek Selemadeg Barat pun mendapat laporan dan tiba dilokasi setengah jam kemudian.
Saat ditemukan, jenazah korban masih menggantung pada pohon manggis, dan kini tengah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas kesehatan Puskesmas Selemadeg Barat.
“Diduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diakibatkan merasa takut akan adanya sensus penduduk,” kata Kasubbag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia, dikutip dari BeritaBali --jaringan Suara.com, Rabu (28/4/2021).
Setelah dilakukan pemeriksaan luar, warga masyarakat sekitar melakukan evakuasi jenazah korban dan dibawa ke rumah duka.
“Dari pihak keluarga tidak melakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar IPTU Subagia.
Berita Terkait
-
Viral Awan Mirip KRI Nanggala di Langit Pantai Bali, Publik Sampaikan Doa
-
Antar 2 Lansia, Warga Karangasem Bisa Dapat Akses Vaksin Covid-19
-
Sadis! Sri Widayu Dibunuh di Depan Ajak, Kepala Digetok Helm Sampai Pecah
-
Meresahkan Warga, BKSDA Tutup Atraksi Lumba-lumba Hidung Botol di Sanur
-
BMKG Peringatkan Gelombang sampai 5 Meter Terjang Selat Bali
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M